Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] PERAN PERSPECTIVE-TAKING TERHADAP KEPUASAN HUBUNGAN PADA DEWASA AWAL YANG MENJALANI HUBUNGAN ROMANTIS


Masa dewasa awal merupakan fase krusial dalam pembentukan hubungan
romantis yang intim dan stabil. Dalam beberapa tahun terakhir, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4130S4130 Rai pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4130 Rai p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xvii, 114 hlm,; 23 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110210128
    Klasifikasi
    S4130 Rai p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Masa dewasa awal merupakan fase krusial dalam pembentukan hubungan
    romantis yang intim dan stabil. Dalam beberapa tahun terakhir, perspective-taking
    telah banyak dikaji sebagai faktor kognitif yang berperan dalam kepuasan
    hubungan romantis, namun sebagian besar penelitian masih berfokus pada
    pasangan menikah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran perspective-taking
    terhadap kepuasan hubungan romantis pada dewasa awal yang menjalani hubungan
    romantis atau berpacaran.
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
    crossectional. Partisipan penelitian terdiri dari 255 pasangan (510 individu) yang
    sedang menjalani hubungan pacaran, berusia 18–25 tahun (M = 21,8; SD = 1,51).
    Data dikumpulkan melalui google form dengan menggunakan Self Dyadic
    Perspective-Taking (SDPT) dan Relationship Assessment Scale (RAS), kemudian
    dianalisis menggunakan Actor–Partner Interdependence Model (APIM).
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa actor effect signifikan baik pada laki
    laki maupun perempuan, yang mengindikasikan bahwa kemampuan perspective
    taking individu berperan terhadap kepuasan hubungan yang dirasakan dirinya
    sendiri. Selain itu, partner effect signifikan ditemukan pada jalur perspective-taking
    perempuan terhadap kepuasan hubungan pasangan laki-laki, sementara jalur laki
    laki tidak berperan signifikan terhadap kepuasan hubungan perempuan. Temuan ini
    mengindikasikan bahwa meskipun perspective-taking penting bagi kepuasan
    individu, dampaknya terhadap pasangan ditentukan oleh dinamika gender.
    Penelitian mengenai faktor-faktor lainnya yang berperan pada kepuasan individu
    dan pasangannya dalam berelasi penting didalami di masa yang akan datang.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi