
Text
3566-Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Gel Kitosan dari Cangkang Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Dengan Gelling Agent Karbopol 940 (Muhammad Abdul Aziz Prakoso; Taofik Rusdiana, Ph.D.; Norisca Aliza P., M.Farm)
Luka didefinisikan juga sebagai gangguan anatomi dan fungsi kulit normal yang terjadi akibat cedera jaringan ataupun proses patalogis yang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20170047 3566 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3566Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2017 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi NONETipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Luka didefinisikan juga sebagai gangguan anatomi dan fungsi kulit normal yang terjadi akibat cedera jaringan ataupun proses patalogis yang mengakibatkan diskontinuitas epitel, dengan atau tanpa hilangnya jaringan ikat yang mendasarinya. Pengggunaan kitosan di kedokteran khususnya bidang bedah memiliki banyak keuntungan untuk penyembuhan luka, dalam hal ini merangsang hemostasis. Gel kitosan merupakan salah satu alternatif pengobatan luka yang masih perlu banyak dikembangkan khususnya dalam segi keefektifan dari formulasinya. Pada penelitian ini, formulasi gel kitosan diuji stabilitas fisik sediaannya dalam variasi konsentrasi karbopol 940 sebagai gelling agent yaitu o,5%, 1%, dan 1,5%. Parameter yang diamati selama pengujian stabilitas fisik gel penelitian ini yaitu, pH, viskositas, daya sebar, organoleptis, homogenitas, dan sineresis gel. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa formulasi gel kitosan yang paling baik selama pengujian stabilitas fisik yaitu gel kitosan dengan konsentrasi karbopol 940 0,5%
Kata kunci : Luka, Gel kitosan, Stabilitas Fisik
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






