Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3563-Pemodelan regresi Untuk Memprediksi Dosis Harian Warfarin Berdasarkan Faktor Usia di RSUP Dr. Hasan Sadikin(Agi Meisarani; Dika Pramita Destiani,M.Farm; Rano Kurnia Sinuraya, M.KM)


Warfarin merupakan antikoagulan oral dengan indeks terapi sempit yang umum digunakan untuk penanganan tromboemboli vena dan keadaan hiperkoagulasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201700443563Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3563
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Warfarin merupakan antikoagulan oral dengan indeks terapi sempit yang umum digunakan untuk penanganan tromboemboli vena dan keadaan hiperkoagulasi lain. Efektivitas dan keamanannya bergantung pada pemeliharaan INR (International Normalized Ratio) dalam rentang terapi (2-3). Pasien usia lanjut memiliki risiko tinggi terjadinya antikoagulasi berlebih. Pada praktiknya, peresepan dosis warfarin sulit dilakukan.Banyak faktor telah diteliti mempengaruhi respon warfarin antar individu berbeda.Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh faktor spesifik usia dan BMI (Body Mass Index) terhadap dosis warfarin guna menemukan protokol dosis yang tepat untuk mencapai targetINR terapi, sehingga peningkatan risiko akibat kekurangan atau kelebihan dosis dapat dihindari. Studi retrospektif dilakukan dengan mengambil data rekam medis pasien laki-laki pengguna warfarin diatas 18 tahun dengan minimal dua kali pengukuran INR dan pernah mencapai target terapi. Sebanyak 25 pasien memenuhi kriteria inklusi. Perbedaan dosis usia dewasa dan lanjut dievaluasi dengan metode Mann-Whitney U Test, menunjukkan tidak adanya perbedaan dua kelompok dosis (p=0,656>0,05). Evaluasi pengaruh respon klinis yang dihubungkan dengan dosis digambarkan sebagai persamaan (1):Dosis=(INR-2,761)/-0,205 (R2=0,183, p=0,033).Pengaruh faktor spesifik usia dan BMI terhadap dosis dievaluasi dengan analisis regresi linear berganda dan menghasilkan persamaan (2): Dosis=0,689–0,004(Usia)+0,093(BMI) (R2=0,143, p=0,183). Perbedaan prediksi dosis model regresi satudan dua dievaluasi dengan Mann-Whitney U Test, menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan (p=0,900>0,05), sehingga penggunaan model regresi untuk protokol dosis warfarin dapat ditentukan sesuai kondisi yang disyaratkan oleh model regresi masing-masing.


    Kata kunci: Warfarin, INR, protokol dosis, faktor intra-individual,model regresi linear

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi