Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3550-Analisis Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Pediatri Rawat Inap Penyakit Asma di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung 9Marita Isti Wulandari;Dr. Eli Halimah, MS; Dr. Keri Lestari Dandan, M.Si., Apt.)


Asma telah menjadi penyakit kronis yang paling umum di antara anak-anak dan merupakan salah satu penyebab utama rawat inap di dunia. Selama proses ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201700313550Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3550
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Asma telah menjadi penyakit kronis yang paling umum di antara anak-anak dan merupakan salah satu penyebab utama rawat inap di dunia. Selama proses terapi asma, ada kemungkinan kejadian Drug Related Problems (DRPs) khususnya pasien pediatri karenafungsi fisiologis tubuh yang belum berjalan normal seperti halnya pasien dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persentase kejadian DRPs pada pasien pediatrirawat inap asma di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode 2012-2016. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif menggunakan pendekatan cross sectional. Sebagai bahan penelitian digunakan data rekam medik sebanyak 24 sampel yang masuk dalam kriteria inklusi. Berdasarkan hasil analisis, data yang disajikan berdasarkan jenis kelamin, usia, lama perawatan, hasil terapi, dan penggolongan obat asma. Persentase kejadian DRPs yaitu,kategori yang paling tinggi persentase kejadiannyaadalah Adverse Drug Reactions (ADRs) sebanyak 45 kasus (46,88%), kemudian ketidaktepatan pemilihan obat sebanyak 19 kasus (19,79%), dosis kurang sebanyak 16 kasus (16,67%), dosis lebih sebanyak 8 kasus (8,33%), indikasi tidak diobati sebanyak 5 kasus (5,20%), dan terakhir kategori obat tanpa indikasi sebanyak 3 kasus (2,52%).Dapat disimpulkan bahwa masih banyak angka kejadian DRPs pada pasien pediatri, untuk itu masih perlu mendapat perhatian.


    Kata kunci:Asma, pediatri, Drug Realted Problems (DRPs)
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi