
Text
Hikayat Sultanul Injilai dan Pau-Pau Rikadong
Inilah sebuah kisah. Dahulu, ada seorang raja bernama Sultanul Injilai. Isterinya bernama Siti Safiah, mempunyai dua orang putera. Seorang bernama ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FIB011918 899.2262 MUL h Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu BudayaJudul Seri -No. Panggil 899.2262 MUL hPenerbit Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan : JAKARTA., 1985 Deskripsi Fisik 91 hlm; 21 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 899.2262Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi Ed. 1, Cet. 1Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Inilah sebuah kisah. Dahulu, ada seorang raja bernama Sultanul Injilai. Isterinya bernama Siti Safiah, mempunyai dua orang putera. Seorang bernama Abdul Jumali, seorang bernama Abdul Julali. Demikianlah, beberapa lama memerintah, pergilah ia berjalan-jalan ke kebun bersama dengan hambanya, demikian pula pakkalawing epuk (orang kepercayaan). Tiba-tiba ia melihat seekor burung tekukur bertengger di atas pohon ara. Maka disuruh ambillah sumpitnya, lalu disumpitlah burung tekukur itu. Dikenalah sayap burung tekukur itu sehingga jatuhlah ke tanah. Disuruhlah hambanya pergi memungut burung itu. Pergilah hamba itu memungutnya lalu membawanya kepada raja. Raja pun hendak menyembelih burung tekukur itu. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






