
Tesis
[TESIS] DINAMIKA PENCAPAIAN POST-TRAUMATIC GROWTH (PTG) PADA PEREMPUAN BALU: STUDI KASUS PADA MASYARAKAT BALI
Kematian suami merupakan peristiwa traumatis, terutama bagi perempuan balu
dalam adat Bali yang harus mengemban berbagai peran di tengah masa ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042025T0983 T0983 Ni d Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0983 Ni dPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xii., 130 hlm.: ill.; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190120230011Klasifikasi T0983 Ni dTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TesisPernyataan Tanggungjawab Ni Putu Dhita Maharani Moniex -
Kematian suami merupakan peristiwa traumatis, terutama bagi perempuan balu
dalam adat Bali yang harus mengemban berbagai peran di tengah masa duka sesuai
dengan peraturan adat. Meskipun menghadapi beban tersebut, sebagian perempuan
balu mampu mencapai post-traumatic growth (PTG). Penelitian ini bertujuan untuk
memberikan gambaran mengenai pencapaian PTG pada perempuan balu setelah
dua tahun lebih menjalani kehidupan, serta mengidentifikasi faktor-faktor dalam
proses pencapaian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus
dengan teknik analisis tematik, berdasarkan data wawancara semi-terstruktur dan
observasi terhadap empat partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh
partisipan mencapai PTG melalui enam tema yang mencerminkan tahapan PTG di
antaranya (1) ketidaksiapan emosional sebagai respon awal kehilangan, (2)
kecemasan kognitif terhadap ketidakpastian masa depan, (3) permasalahan
kehidupan perempuan balu pasca kematian suami, (4) upaya pertahanan diri
sebagai koping emosional, (5) deliberate rumination sebagai bentuk refleksi diri,
(6) penerimaan kehilangan sebagai langkah awal pemulihan diri. Dalam konteks
budaya Bali, dimensi spiritual development muncul paling awal, mencerminkan
peran adat dan budaya serta spiritualitas dalam memfasilitasi pemaknaan ulang
peristiwa traumatis. Terdapat faktor-faktor yang teridentifikasi dalam proses
pencapaian PTG meliputi tuntutan kebutuhan sebagai pendorong utama, motivasi
internal sebagai penguat diri, potensi internal untuk pertahanan diri, kemampuan
kognitif dalam perenungan bermakna, serta sumber dukungan sosial. Penelitian ini
memiliki implikasi mengenai gambaran kehidupan perempuan balu, yang dapat
digunakan sebagai informasi empiris dalam perancangan intervensi kesehatan
mental yang lebih sensitif terhadap budaya dan program promotif untuk
mendukung kesejahteraan perempuan balu. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






