Detail Cantuman

No image available for this title

Tesis  

[TESIS] Adaptasi Budaya Protokol Three good things bagi Penyalahguna NAPZA yang sedang Menjalani Rehabilitasi Narkoba


Angka prevalensi penyalahguna narkoba tahun 2021 di Indonesia mencapai 3,66
juta penduduk. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena sejumlah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042025T0977T0977 Len aPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0977 Len a
    Penerbit Perpustakaan Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xi., 208 hlm.: ill.; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420220046
    Klasifikasi
    T0977 Len a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Angka prevalensi penyalahguna narkoba tahun 2021 di Indonesia mencapai 3,66
    juta penduduk. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena sejumlah penduduk akan
    mengalami penurunan kualitas dalam produktivitas. Sementara itu, intervensi atau
    rehabilitasi narkoba yang ada belum mampu secara optimal mencegah
    kekambuhan yang menetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi protokol
    aktivitas Three good things sebagai pendekatan tambahan bagi pengguna NAPZA
    yang sedang menjalani masa rehabilitasi. Metode adaptasi budaya mengacu pada
    kerangka Barrera dan Castro (2006), yang mencakup: (1) information gathering
    melalui studi pustaka dan wawancara dengan 5 konselor serta pemangku
    kepentingan; (2) preliminary adaptation design melibatkan penerjemah, ahli
    bahasa, dan psikolog; (3) preliminary adaptation test melalui pilot studi selama 14
    hari bersama partisipan (n=4), dua psikolog, dan satu konselor; serta (4)
    adaptation refinement berdasarkan hasil umpan balik. Evaluasi penerimaan
    protokol dilakukan dengan panduan wawancara TFA (Sekhon, 2017). Hasil
    menunjukkan sejumlah modifikasi dari versi asli ke versi Indonesia, termasuk pada
    karakteristik partisipan (adanya skrining), media, pengingat, sesi reflektif dan
    ekspresi emosi. Tingkat penerimaan dari para ahli dan partisipan menunjukkan
    kesesuaian. Partisipan juga menunjukkan kecenderungan peningkatan afek positif
    serta penurunan afek negatif pada hari ke-1, ke-7, dan ke-14, meskipun
    efektivitasnya masih perlu diuji lebih lanjut. Kesimpulannya, penelitian ini
    menghasilkan protokol Three good things versi Indonesia yang memiliki tingkat
    penerimaan yang baik dan telah disesuaikan dengan konteks budaya lokal,
    sehingga berpotensi digunakan dalam intervensi rehabilitasi narkoba.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi