Detail Cantuman

No image available for this title

Tesis  

[TESIS] STUDI AKSEPTABILITAS PROGRAM INTERVENSI MINDFULNESS-BASED STRESS REDUCTION UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS FEAR OF CANCER RECURRENCE PADA PENYINTAS KANKER PAYUDARA DI INDONESIA


Ketakutan akan kekambuhan kanker (Fear of Cancer Recurrence/FCR)
merupakan salah satu beban psikologis yang dihadapi penyintas kanker payudara ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042025T0973T0973 Haf sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0973 Haf s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv., 240 hlm.: ill.; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420220011
    Klasifikasi
    T0973 Haf s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Ketakutan akan kekambuhan kanker (Fear of Cancer Recurrence/FCR)
    merupakan salah satu beban psikologis yang dihadapi penyintas kanker payudara di
    Indonesia. Meskipun berbagai pendekatan telah dikembangkan, pendekatan yang
    berfokus pada penerimaan terhadap ketidakpastian dan peningkatan kesadaran diri
    masih terbatas digunakan. Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) dipilih dalam
    studi ini karena memiliki bukti ilmiah yang kuat dalam mengelola FCR, khususnya
    pada penyintas kanker dengan sensitivitas tinggi terhadap sensasi tubuh dan tekanan
    emosional. Namun, belum tersedia modul MBSR yang diadaptasi secara budaya untuk
    konteks Indonesia. Penelitian ini merupakan tahap awal dari proses pemanfaatan
    MBSR di Indonesia, yang berfokus pada pengujian akseptabilitas modul MBSR versi
    Bahasa Indonesia. Akseptabilitas dalam konteks ini mencakup sejauh mana intervensi
    ini dianggap bermanfaat, relevan, dapat diterima, dan mudah dipahami oleh penerima.
    Studi ini menggunakan pendekatan adaptasi intervensi berbasis panduan WHO tahun
    2024 yang melalui tahapan terjemahan, expert review, dan focus group discussion
    (FGD). Expert review dilakukan terhadap tiga psikolog ahli intervensi, sedangkan FGD
    melibatkan lima penyintas kanker payudara. Hasil menunjukkan bahwa modul ini
    dinilai akurat secara makna, diterima secara emosional dan nilai budaya, serta mudah
    dipahami oleh penerima manfaat, termasuk mereka yang berusia lanjut. Modul juga
    dinilai relevan terutama bagi penyintas dalam rentang 0–5 tahun pasca sembuh. Maka
    dari itu, modul ini dinyatakan diterima dengan modifikasi minor berupa perlunya
    penyesuaian tertentu agar lebih kontekstual secara budaya dan sensorik serta
    menekankan elemen kolektivisme, religiusitas, dan simbolik khas Indonesia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi