
Tesis
[TESIS] Peran Moderasi Fungsi Eksekutif pada Hubungan antara Agreeableness dan Externalizing Problems pada Remaja
Remaja merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa yang melibatkan
perubahan signifikan dalam aspek fisik, sosial, kognitif, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042025T0966 T0966 Rof p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0966 Rof pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik 155 hlm.: ill.; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420220025Klasifikasi T0966 Rof pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Rofa Hasna Nafisah -
Remaja merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa yang melibatkan
perubahan signifikan dalam aspek fisik, sosial, kognitif, dan emosional yang dapat menjadi
tantangan dan sumber gangguan. Remaja menjadi rentan terhadap permasalahan internalizing
problems maupun externalizing problems. Meningkatnya laporan terkait keterlibatan remaja
terhadap permasalahan perilaku yang mengarah ke lingkungan (externalizing problems) seperti
kesulitan untuk mempertahankan atensi, mengelola diri, perilaku agresi, pelanggaran
peraturan, maupun sikap menantang tidak terlepas dari karakterisik khas dari remaja itu sendiri.
Peran aspek kepribadian dan kognitif banyak diteliti untuk menjelaskan perilaku remaja.
Remaja yang menunjukkan rendahnya trait kepribadian untuk cenderung berperilaku prososial,
menunjukkan empati, dan kooperatif ditemukan lebih tinggi kemungkinannya untuk terlibat
dalam permasalahan perilaku. Fungsi eksekutif dalam kognitif yang menjelaskan kemampuan
individu untuk merencanakan, mengolah informasi, dan mengendalikan diri dapat menjadi
faktor protektif terhadap remaja untuk terhindar dari permasalahan perilaku. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui peran fungsi eksekutif sebagai moderator pada hubungan antara
trait kepribadian agreeableness dan permasalahan perilaku (externalizing problems).
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif non eksperimental terhadap remaja berusia
12-18 tahun yang merupakan siswa SMP/SMA/SMK Negeri di Kota Bandung. Alat ukur yang
digunakan adalah The Big Five Inventory, Teenager Executive Function Inventory, dan Youth
Externalizing Problems Screener. Hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa fungsi
eksekutif tidak memiliki peran moderasi, yaitu tidak dapat menguatkan, melemahkan, atau
mengubah arah hubungan antara agreeableness dan externalizing problems -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






