Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Banding Metode Hybrid Capture Chemiluminescent dan Metode Branched DNA Signal Amplipication untuk Penetapan Kadar HBV DNA dalam Serum Darah Manusia.


Telah dilakukan penelitian uji banding metode Hybrid Capture Chemiluminescent dan metode Branched DNA Signal Amplification pada pemeriksaan HBV DNA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021981000021Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1018
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1018
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian uji banding metode Hybrid Capture Chemiluminescent dan metode Branched DNA Signal Amplification pada pemeriksaan HBV DNA dalam serum darah manusia sebagai suatu parameter dari hepatitis B. penelitian ini bertujuan untuk menentukan presisi, akurasi, dan korelasi antara kedua metode.
    Pengujian presisi dilakukan dengan menggunakan kontrol negatif (NC), standar positif 1 (PS 1), standar positif 2 (PS 2), dan standar positif 3 (PS 3) pada metode Hybrid Capture Chemiluminescent dan kontrol positif pada metode Branched DNA Signal Amplification sebagai serum kontrol. Masing-masing serum kontrol diperiksa sebanyak 12 kali untuk satu seri pemeriksaan, kemudian dihitung standar deviasi (SD) dan koefisien variasinya (KV). Nilai yang diperoleh dari masing-masing serum kontrol untuk SD dan %KV sebagai berikut : pada metode Hybrid Capture Chemiluminescent untuk NC nilai SD dan %KV sebesar 605,51 dan 19,654 %, untuk PS 1 sebesar 1845,78 dan 16,936 %, untuk PS 2 sebesar 189122,37 dan 13,628%. Sedangkan pada metode Branched DNA Signal Amplification untuk SD dan %KV untuk PC sebesar 5,27 dan 9,176 %. Untuk pengujian akurasi, digunakan serum kontrol yang sama dan kemudian diukur penyimpangannya (d) terhadap kadar yang sebenarnya (true value). Nilai penyimpangan yang diperoleh pada metode Branched DNA Signal Amplification sebesar 4,528 %. Ini menunjukkan bahwa berdasarkan nilai persen koefisien variasi, standar deviasi, dan penyimpangan yang kecil dari hasil pemeriksaan, maka metode Branched DNA Signal Amplification mempunyai presisi dan akurasi yang baik daripada metode Hybrid Capture Chemiluminescent.
    Pada uji korelasi antara kedua metode digunakan 38 serum manusia yang mempunyai kadar HBV DNA dari daerah normal, perbatasan, dan patologis, lalu dianalisis korelasinya dengan menghitung koefisien korelasi r. nilai yang diperoleh untuk r untuk kedua metode ini adalah 0,9537. Ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan linier dan kuat antara metode Hybrid Capture Chemiluminescent dan metode Branched DNA Signal Amplification.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi