Detail Cantuman

No image available for this title

Tesis  

[TESIS] PERAN WORK-LIFE BALANCE DALAM MEMODERASI PENGARUH FLEXIBLE WORKING ARRANGEMENTS TERHADAP WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN GENERASI Z DI PERUSAHAAN START-UP KOTA BANDUNG


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karakteristik Generasi Z di perusahaan start-up
Kota Bandung yang memandang flexible working ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042025T0962T962 Rah pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T962 Rah p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatiangor.,
    Deskripsi Fisik
    xv,; 211 hlm,; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190120230021
    Klasifikasi
    T962 Rah p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [TESIS]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karakteristik Generasi Z di perusahaan start-up
    Kota Bandung yang memandang flexible working arrangements dan work-life
    balance sebagai faktor penting dalam memilih pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini
    adalah untuk mengetahui pengaruh flexible working arrangements terhadap work
    engagement, serta menguji peran work-life balance sebagai variabel moderator
    pada karyawan Generasi Z di perusahaan start-up di Kota Bandung. Penelitian ini
    menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, serta teknik
    convenience sampling yang menghasilkan 180 responden Generasi Z yang bekerja
    di perusahaan start-up Kota Bandung. Instrumen yang digunakan mencakup
    Flexible Work Options Questionnaire (FWOQ), Utrecht Work Engagement Scale
    (UWES-9), dan Work-Life Balance Scale (WLBS). Analisis data dilakukan dengan
    metode Structural Equation Modeling (SEM) serta uji moderasi. Hasil penelitian
    menunjukkan bahwa flexible working arrangements berpengaruh positif terhadap
    work engagement. Pengaruh tersebut hanya signifikan ketika salah satu dimensi
    work-life balance, yaitu work interference with personal life, berada dalam kategori
    rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa flexible working arrangements akan lebih
    efektif dalam meningkatkan work engagement apabila gangguan pekerjaan
    terhadap kehidupan pribadi dapat diminimalkan. Penelitian ini memberikan
    implikasi bagi perusahaan start-up dalam merancang flexible working
    arrangements yang mendukung work-life balance, guna meningkatkan work
    engagement pada kalangan Generasi Z.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi