Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] Moderasi Subjective Well-Being pada Pengaruh Materialisme terhadap Online Impulsive Buying Mahasiswa Jawa Barat


Fenomena perilaku online impulsive buying bertumbuh pesat pada kalangan anak
muda, terutama mahasiswa yang umumnya rentan mengalami tekanan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S4118S4118 Pau mPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4118 Pau m
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,; 210hlm,. 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110210013
    Klasifikasi
    S4118 Pau m
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Fenomena perilaku online impulsive buying bertumbuh pesat pada kalangan anak
    muda, terutama mahasiswa yang umumnya rentan mengalami tekanan emosional
    dan sosial selama masa perkuliahannya. Kondisi ini dapat mendorong pandangan
    materialistik dan menjadikan online impulsive buying sebagai pelarian atas masalah
    atau pengalaman negatif. Penelitian terdahulu menemukan bahwa materialisme
    mengambil peran penting dalam meningkatkan perilaku impulsif untuk muncul,
    sementara subjective well-being diyakini dapat menurunkan kecenderungan
    perilaku ini. Penelitian ini bertujuan menguji apakah subjective well-being
    memoderasi pengaruh materialisme terhadap perilaku online impulsive buying pada
    mahasiswa di Jawa Barat. Penelitian menggunakan rancangan studi korelasional
    non-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Subjek terdiri dari 200
    mahasiswa di perguruan tinggi Jawa Barat yang pernah melakukan pembelian
    impulsif secara online di marketplace. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian
    ini adalah Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Positive Affect Negative Affect
    Schedule (PANAS) untuk mengukur subjective well-being, Impulse Buying
    Tendency Scale (IBTS) untuk mengukur online impulsive buying, dan Material
    Value Scale (MVS) untuk mengukur materialisme, dimana semua alat ukur sudah
    diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia terutama IBTS sudah disesuaikan kembali
    dengan konteks pembelian online. Semua alat ukur terbukti valid dan reliabel,
    namun dengan catatan beberapa item harus dieliminasi. Analisis data dilakukan
    menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS).
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa materialisme tidak berpengaruh signifikan
    terhadap perilaku online impulsive buying (p = 0.078), namun subjective well-being
    terbukti memoderasi hubungan tersebut secara negatif (p = 0.014). Arti semakin
    tinggi subjective well-being, maka semakin lemah pengaruh materialisme terhadap
    online impulsive buying. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan
    subjective well-being yang tinggi cenderung lebih mampu mengendalikan dorongan
    impulsif meskipun memiliki nilai-nilai materialistik. Ditemukan pula jenis kelamin,
    usia, dan jumlah uang saku per bulan berkaitan dengan munculnya perilaku online
    impulsive buying.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi