Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] STUDI DESKRIPTIF MODELING PERILAKU PRO-LINGKUNGAN PADA ANAK SEKOLAH ALAM X DARI BERBAGAI ROLE MODEL


Permasalahan lingkungan yang semakin kompleks menuntut keterlibatan aktif
dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Anak usia late ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S4112S4112 Fid sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4112 Fid s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,; 135 hlm, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110210089
    Klasifikasi
    S4112 Fid s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Permasalahan lingkungan yang semakin kompleks menuntut keterlibatan aktif
    dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Anak usia late childhood
    memiliki kapasitas untuk belajar melalui proses sosial seperti modeling. Penelitian
    ini bertujuan untuk menggambarkan proses modeling perilaku pro-lingkungan
    berdasarkan perbedaan role model (orang tua, guru, dan teman sebaya) pada anak
    usia late childhood. Penelitian kuantitatif deskriptif ini dilakukan pada 95 siswa
    Sekolah Alam X, dipilih dengan teknik stratified random sampling. Rentang usia
    partisipan adalah 9–12 tahun (M = 10,78; SD = 0,760), dengan komposisi 50,5%
    laki-laki dan 49,5% perempuan. Pengukuran menggunakan Skala Modeling
    Perilaku Pro-Lingkungan Anak (α orang tua = 0,779; guru = 0,860; teman sebaya
    = 0,896). Hasil uji Friedman menunjukkan perbedaan signifikan dalam modeling
    perilaku pro-lingkungan berdasarkan role model (χ² = 36,857; p < 0,001), dengan
    urutan tingkat modeling, yaitu orang tua > guru > teman sebaya. Uji lanjut
    Wilcoxon mengungkap bahwa perbedaan signifikan ditemukan antara orang tua
    vs teman (p < 0,001), orang tua vs guru (p = 0,037) dan guru vs teman (p <
    0,001). Hal serupa terjadi pada seluruh dimensi modeling (attention, retention,
    reproduction, dan motivation), namun tidak terdapat perbedaan signifikan di
    setiap dimensi modeling pada orang tua vs guru. Selain itu, uji Mann-Whitney
    menunjukkan bahwa perempuan memiliki skor modeling yang lebih tinggi
    dibanding laki-laki pada role model orang tua (p = 0,005) dan teman sebaya (p =
    0,003), namun tidak signifikan pada guru. Tidak ditemukan perbedaan signifikan
    berdasarkan usia. Temuan ini menegaskan peran penting orang tua dan guru
    dalam membentuk perilaku pro-lingkungan anak, serta adanya perbedaan pola
    modeling berdasarkan gender.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi