Skripsi
[SKRIPSI] HUBUNGAN REGULASI DIRI DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP MEDIA SOSIAL TIKTOK PADA EMERGING ADULTS
Fenomena penggunaan media sosial secara intensif pada masa emerging
adulthood (18–25 tahun) telah memunculkan dampak psikologis baru, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4104 S4104 Nie h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4104 Nie hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xiii; 104 hlm; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210113Klasifikasi S4104 Nie hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SkripsiPernyataan Tanggungjawab Nietha Grecia Efrianti -
Fenomena penggunaan media sosial secara intensif pada masa emerging
adulthood (18–25 tahun) telah memunculkan dampak psikologis baru, salah
satunya adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan yang timbul
karena merasa tertinggal dari pengalaman orang lain yang dibagikan secara
daring. TikTok sebagai media sosial yang sangat populer di kalangan generasi
muda Indonesia kerap menjadi pemicu tingZginya FoMO. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan FoMO
terhadap penggunaan media sosial TikTok pada individu emerging adults.
Partisipan penelitian terdiri dari 203 mahasiswa Universitas Padjadjaran berusia
18–25 tahun yang aktif menggunakan TikTok. Pengumpulan data dilakukan
melalui dua instrumen: Self-Regulation Scale yang dikembangkan berdasarkan
model Zimmerman (2000) dan Fear of Missing Out Scale (FoMOS) dari
Przybylski et al. (2013). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson’s
Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif
yang signifikan antara regulasi diri dan FoMO (r = -0,403, p < 0,01). Artinya,
semakin tinggi kemampuan regulasi diri seseorang, semakin rendah
kecenderungannya mengalami FoMO saat menggunakan TikTok. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






