Detail Cantuman

Image of [SKRIPSI] HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA UNIVERSITAS PADJADJARAN YANG TINGGAL INDEKOS

Skripsi  

[SKRIPSI] HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA UNIVERSITAS PADJADJARAN YANG TINGGAL INDEKOS


Mahasiswa tahun pertama yang tinggal di indekos rentan mengalami tekanan
psikologis karena adanya perubahan lingkungan, tuntutan akademik, dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S4105S4105 Tri hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4105 Tri h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    ix; 104 hlm; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110190041
    Klasifikasi
    S4105 Tri h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Skripsi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Mahasiswa tahun pertama yang tinggal di indekos rentan mengalami tekanan
    psikologis karena adanya perubahan lingkungan, tuntutan akademik, dan jauh dari
    keluarga yang dapat meningkatkan risiko mengalami gejala depresi. Religiusitas
    dianggap sebagai faktor protektif yang membantu mengurangi risiko tersebut.
    Religiusitas adalah seperangkat keyakinan yang memengaruhi cara individu
    memaknai dunia dan perilaku sehari-hari (Huber dan Huber, 2009). Penelitian ini
    bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat religiusitas dan tingkat
    depresi pada mahasiswa tahun pertama Universitas Padjadjaran yang tinggal di
    indekos. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain
    korelasional. Penelitian ini mengukur religiusitas dengan Centrality of Religiosity
    Scale (CRS-15) yang mencakup lima dimensi: intelektual, ideologi, praktik
    keagamaan publik dan privat, serta pengalaman religius. Depresi diukur
    menggunakan Beck Depression Inventory-II (BDI-II), yang menilai gejala kognitif,
    afektif, dan fisiologis. Sampel penelitian berjumlah 258 mahasiswa tahun pertama
    yang dipilih secara quota sampling. Data dikumpulkan secara daring dan dianalisis
    menggunakan teknik Spearman’s rho.Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan
    negatif yang signifikan antara religiusitas dan depresi (r = -0,163; p = 0,009).
    Artinya, semakin tinggi tingkat religiusitas, semakin rendah tingkat depresi yang
    dialami. Meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah, hubungan ini signifikan
    secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa religiusitas dapat berperan
    sebagai faktor pelindung terhadap depresi pada mahasiswa tahun pertama
    Universitas Padjadjaran yang tinggal di indekos.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi