Skripsi
[SKRIPSI] PERAN SELF-COMPASSION TERHADAP RESILIENSI MAHASIWA YANG MENGIKUTI UNIT KEGIATAN MAHASISWA PADUAN SUARA UNIVERSITAS PADJADJARAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self-compassion terhadap
resiliensi pada mahasiswa yang aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4100 S4100 Anu p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4100 Anu pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xiv; 98 hlm; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210142Klasifikasi S4100 Anu pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SkripsiPernyataan Tanggungjawab Anugerah Angrainy -
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self-compassion terhadap
resiliensi pada mahasiswa yang aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan
Suara Universitas Padjadjaran. Fokus utama penelitian adalah melihat bagaimana
self-compassion berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa
menghadapi tekanan akademik dan organisasi. Self-compassion merupakan sikap
welas asih terhadap diri sendiri saat menghadapi kesulitan, yang terdiri dari tiga
komponen yaitu, self-kindness, common humanity, dan mindfulness. Resiliensi
adalah kemampuan individu untuk bangkit dan beradaptasi secara positif setelah
mengalami tekanan atau kegagalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei korelasional. Data dikumpulkan menggunakan
kuesioner Self Compassion Scale (SCS) yang diadaptadi oleh Sugianto et.al
(2020) dan Resilience Scale oleh Reivich & Shatté, yang diadaptasi oleh
Wedyasari (2019). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana
untuk melihat pengaruh self compassion terhadap resiliensi pada mahasiswa yang
aktif di UKM Paduan Suara Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian
menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-compassion
dan resiliensi (p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 34,3%. Temuan ini
mengindikasikan bahwa mahasiswa yang memiliki tingkat self-compassion tinggi
cenderung lebih resilien dalam menghadapi tantangan organisasi dan akademik.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program
kesejahteraan psikologis mahasiswa, terutama melalui pelatihan berbasis self
compassion.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






