Skripsi
[SKRIPSI] HUBUNGAN PERSEPSI EMPLOYER BRANDING MELALUI MEDIA SOSIAL DENGAN JOB APPLICATION INTENTION PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS PADJAJARAN
Media sosial kini menjadi kanal utama bagi perusahaan untuk membangun
citra sebagai tempat kerja yang menarik melalui strategi employer ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4083 S4083 Hai h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4083 Hai hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xix; 239 hlm; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210110Klasifikasi S4083 Hai hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SkripsiPernyataan Tanggungjawab Haikal Athalla Irawan -
Media sosial kini menjadi kanal utama bagi perusahaan untuk membangun
citra sebagai tempat kerja yang menarik melalui strategi employer branding. Di
sisi lain, generasi pencari kerja masa kini, khususnya mahasiswa tingkat akhir,
semakin mengandalkan informasi daring dalam mengambil keputusan karier.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap
employer branding melalui media sosial dengan job application intention pada
mahasiswa tingkat akhir Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 289 responden dari 16
fakultas. Instrumen yang digunakan meliputi Employer Attractiveness Scale dan
Job Application Intention Scale. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi
Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan
positif antara persepsi employer branding dengan job application intention (ρ =
0.632, p < 0.001). Di antara dimensi persepsi, Development Value memiliki
korelasi tertinggi dengan intensi melamar (ρ = 0.613), menandakan pentingnya
peluang pengembangan diri bagi mahasiswa. Selain itu, korelasi antara
Person-Organization Fit dan Job Application Intention (ρ = 0.731) lebih tinggi
dibanding Organizational Attractiveness (ρ = 0.703), yang menunjukkan bahwa
kecocokan nilai pribadi lebih berpengaruh terhadap niat melamar. Sebagian besar
responden (45,5%) menyatakan “kadang-kadang” melihat konten employer
branding, dengan TikTok sebagai platform yang paling banyak digunakan.
Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan perlu menyusun strategi komunikasi
yang relevan di platform digital dan menekankan nilai pengembangan diri untuk
menarik minat generasi Z sebagai calon pelamar kerja -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






