Detail Cantuman

Image of [TESIS] PERAN SELF-COMPASSION SEBAGAI MEDIATOR ANTARA PARENTAL ACCEPTANCE DENGAN EMOTIONAL REGULATION SELF-EFFICACY PADA SISWA GAP-YEAR

Tesis  

[TESIS] PERAN SELF-COMPASSION SEBAGAI MEDIATOR ANTARA PARENTAL ACCEPTANCE DENGAN EMOTIONAL REGULATION SELF-EFFICACY PADA SISWA GAP-YEAR


Penelitian mengenai hubungan antara parental acceptance, self-compassion, dan
self-efficacy telah banyak diteliti. Namun, belum banyak yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042025T0950T0950 Riz pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0950 Riz p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xvi., 129 hlm.: ill.; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420220031
    Klasifikasi
    T0950 Riz p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian mengenai hubungan antara parental acceptance, self-compassion, dan
    self-efficacy telah banyak diteliti. Namun, belum banyak yang secara spesifik
    mengkaji mekanisme hubungan antara variabel-variabel tersebut, terutama pada
    siswa di Indonesia yang menjalani gap-year karena tidak diterima di jurusan atau
    universitas yang diinginkan. Selain itu, kajian tentang self-efficacy dalam konteks
    ujian masuk perguruan tinggi juga masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk
    menganalisis peran self-compassion sebagai mediator dalam hubungan antara
    parental acceptance dengan comprehension and execution self-efficacy serta
    emotional regulation self-efficacy pada siswa gap-year yang akan mengikuti
    kembali ujian masuk perguruan tinggi. Parental acceptance diukur menggunakan
    Parental Acceptance-Rejection Questionnaire (PARQ), self-compassion diukur
    dengan Self-Compassion Scale (SCS), sedangkan comprehension and execution
    self-efficacy serta emotional regulation self-efficacy diukur menggunakan Measure
    of Assessment Self-efficacy for Exam (MASE-E) yang sudah diadaptasi untuk
    konteks ujian masuk perguruan tinggi. Populasi penelitian ini merupakan individu
    yang sedang menjalani gap-year dengan alasan tidak diterima di jurusan ataupun
    universitas yang mereka inginkan. Dengan teknik convenience sampling, diperoleh
    partisipan sebanyak 121 siswa gap-year (laki-laki = 26; perempuan = 95) yang
    berusia 17-21tahun (M = 18,63; SD = 0,68). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    self-compassion berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara parental
    acceptance dengan comprehension and execution self-efficacy, dan sebagai
    mediator penuh dalam hubungan antara parental acceptance dengan emotional
    regulation self-efficacy. Hasil ini menunjukkan bahwa penerimaan orangtua
    berhubungan positif dengan self-compassion, dan self-compassion berhubungan
    positif baik dengan self-efficacy dalam memahami materi ujian maupun selfefficacy dalam meregulasi emosi selama ujian. Hal yang berbeda adalah
    penerimaan orang tua dapat berhubungan secara langsung dengan self-efficacy
    dalam memahami ujian, namun tidak berhubungan langsung dengan self-efficacy
    dalam meregulasi emosi. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerimaan orang
    tua dan self compassion bagi self-efficacy siswa gap-year dalam memahami materi
    ujian serta meregulasi emosi yang dirasakan selama ujian.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi