Detail Cantuman

Image of [SKRIPSI] STUDI TENANG PERILAKU AGRESI VERBAL PADA ANGGOTA KOMUNITAS MARAH MARAH DI X

Skripsi  

[SKRIPSI] STUDI TENANG PERILAKU AGRESI VERBAL PADA ANGGOTA KOMUNITAS MARAH MARAH DI X


Fitur komunitas dalam media sosial X (Twitter) memungkinkan pengguna
berkumpul berdasarkan kesamaan minat atau tujuan tertentu, salah satunya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S4078S4078 She sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4078 She s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii; 288 hlm; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110210054
    Klasifikasi
    S4078 She s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Skripsi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Fitur komunitas dalam media sosial X (Twitter) memungkinkan pengguna
    berkumpul berdasarkan kesamaan minat atau tujuan tertentu, salah satunya adalah
    Komunitas Marah-Marah yang memiliki lebih dari satu juta anggota. Komunitas
    ini menjadi ruang bagi pengguna untuk mengekspresikan kemarahan dan perasaan
    negatif lainnya, yang sering disampaikan secara terang-terangan melalui kata-kata
    kasar atau ungkapan sensitif. Meskipun tergolong sebagai agresi verbal, ekspresi
    semacam ini kerap dianggap wajar dalam komunitas tersebut. Penelitian ini
    bertujuan untuk menggambarkan dinamika proses terjadinya perilaku agresi
    verbal pada anggota Komunitas Marah-Marah di X. Penelitian menggunakan
    pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan melalui
    wawancara dan dokumentasi terhadap tiga partisipan yang dipilih dengan teknik
    maximum variation sampling, dan dianalisis dengan thematic analysis. Hasil
    penelitian menghasilkan tujuh tema utama: (1) komunitas menyediakan wadah
    aman untuk marah, (2) diri sendiri menjadi pemicu kemarahan, (3) perasaan
    dipenuhi oleh kemarahan, (4) pikiran ikut memproses kemarahan, (5) tubuh ikut
    merasakan kemarahan, (6) kemarahan akhirnya diungkapkan, dan (7) dampak
    setelah mengungkapkan kemarahan. Temuan ini diharapkan dapat memperluas
    pemahaman mengenai dinamika agresi verbal di Komunitas Marah-Marah dan
    menjadi landasan bagi penelitian lanjutan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi