Skripsi
[SKRIPSI] PERAN TEACHER STRESS DALAM TEACHER-STUDENT RELATIONSHIP PADA GURU SD DI KOTA BANDUNG
Hubungan antara guru dan siswa (teacher-student relationship) merupakan
pondasi penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4077 S4077 Tia p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4077 Tia pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xvi; 160 hlm; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210014Klasifikasi S4077 Tia pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SkripsiPernyataan Tanggungjawab Tiara Salsabila Ciptaningtyas -
Hubungan antara guru dan siswa (teacher-student relationship) merupakan
pondasi penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan
bermakna, terutama di tingkat sekolah dasar. Hubungan yang positif dapat
meningkatkan keterlibatan siswa, menciptakan suasana kelas yang kondusif, serta
mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka. Namun, dalam
praktiknya, masih ditemukan kesenjangan antara idealisasi hubungan tersebut
dengan kondisi di lapangan. Asesmen awal yang dilakukan di salah satu sekolah
dasar di Kota Bandung menunjukkan bahwa sebagian guru cenderung
menunjukkan perilaku tidak responsif terhadap siswa, yang mengindikasikan
lemahnya kualitas interaksi di kelas. Salah satu faktor yang diduga menjadi
penyebabnya adalah tekanan kerja yang tinggi. Beban pekerjaan yang kompleks
berpotensi menimbulkan stres pada guru. Stres ini dapat menghambat keterlibatan
emosional guru dalam menjalin relasi yang hangat dan suportif dengan siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teacher stress dalam menurunkan
kualitas teacher-student relationship pada guru sekolah dasar. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek dalam
penelitian ini adalah 104 guru sekolah dasar di Kota Bandung yang dipilih
menggunakan teknik two-stage cluster sampling. Data dikumpulkan
menggunakan dua alat ukur, yaitu School Teachers Job Stressor (STJSS) dan
Student–Teacher Relationship Scale (STRS). Analisis data dilakukan dengan
regresi linier sederhana serta uji beda berdasarkan karakteristik demografis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa teacher stress berperan negatif terhadap
teacher-student relationship. Hal ini menunjukkan semakin tinggi tingkat stres
yang dialami guru, semakin rendah kualitas hubungan yang terbangun antara guru
dan siswa. Meskipun secara umum tingkat stres cenderung rendah dan kualitas
hubungan guru dan siswa cukup tinggi, peningkatan stres tetap berdampak
terhadap kualitas hubungan yang dibangun. Dengan demikian, kondisi psikologis
guru bukan hanya berpengaruh pada diri mereka sendiri, tetapi juga pada
keberlangsungan interaksi yang membentuk pengalaman belajar siswa. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






