Detail Cantuman

Image of [SKRIPSI] GAMBARAN PARASOCIAL RELATIONSHIP PADA PENGGEMAR K-POP USIA EMERGING ADULTHOOD DENGAN IDOLA YANG PERNAH MENJADI TARGET CANCEL CULTURE

Skripsi  

[SKRIPSI] GAMBARAN PARASOCIAL RELATIONSHIP PADA PENGGEMAR K-POP USIA EMERGING ADULTHOOD DENGAN IDOLA YANG PERNAH MENJADI TARGET CANCEL CULTURE


Parasocial relationship dalam industri K-pop semakin umum terjadi seiring
dengan berkembangnya media sosial yang memungkinkan interaksi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S4076S4076 Nai gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4076 Nai g
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xv; 136 hlm; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110210112
    Klasifikasi
    S4076 Nai g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Skripsi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Parasocial relationship dalam industri K-pop semakin umum terjadi seiring
    dengan berkembangnya media sosial yang memungkinkan interaksi maupun
    hubungan satu arah menjadi lebih intens. Di sisi lain, media sosial juga memberikan
    ruang pada terjadinya cancel culture yang justru memunculkan dinamika menarik
    dalam parasocial relationship penggemar dengan idolanya. Penelitian ini bertujuan
    untuk mendapatkan gambaran parasocial relationship pada penggemar K-pop yang
    berada pada tahap usia emerging adulthood, khususnya yang idolanya pernah
    menjadi target cancel culture. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
    kuantitatif deskriptif dengan instrumen Parasocial Relationship Scale dari Claessens
    & Bulck (2015). Pengambilan data dilakukan secara daring melalui Google Form
    menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh sebanyak 196
    partisipan penggemar K-pop usia 18–25 tahun yang idolanya pernah menjadi target
    cancel culture dianalisis menggunakan statistika deskriptif, tabulasi silang, dan uji
    beda dengan menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    mayoritas partisipan (51.3%) berada pada tingkat parasocial relationship kategori
    sedang didapatkan dari hasil skor kedua dimensi, yaitu emotional connection dan
    analogy with social relationship yang keduanya juga berada pada kategori sedang.
    Penemuan ini mengindikasikan bahwa partisipan memiliki hubungan satu arah
    dengan idola yang pernah menjadi target cancel culture, ditandai dengan keterlibatan
    emosional yang tidak terlalu mendalam dan cenderung mempersepsikan hubungan
    tersebut seperti individu yang dekat dengan mereka di kehidupan sosialnya, namun
    masih dalam batasan yang tidak melampaui hubungan sangat personal. Berdasarkan
    hasil uji beda Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis, diperoleh adanya perbedaan yang
    signifikan terhadap skor parasocial relationship partisipan pada perceived similarity,
    dampak cancel culture yang dirasakan, dan jenis kasus yang mengakibatkan cancel
    culture.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi