Skripsi
[SKRIPSI] FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN
Perilaku merokok masih menjadi fenomena yang mengkhawatirkan,
terutama pada emerging adulthood yang sedang menjalani masa transisi ke dunia
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4080 S4080 Rai f Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4080 Rai fPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xi; 124 hlm; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210093Klasifikasi S4080 Rai fTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SkripsiPernyataan Tanggungjawab Raihan Taufiq Rabbani -
Perilaku merokok masih menjadi fenomena yang mengkhawatirkan,
terutama pada emerging adulthood yang sedang menjalani masa transisi ke dunia
perkuliahan. Masa ini ditandai dengan eksplorasi identitas, meningkatnya
kemandirian, dan kurangnya pengawasan orang tua, sehingga mahasiswa
cenderung lebih bebas mencoba berbagai hal baru, termasuk perilaku merokok.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu faktor-faktor yang memengaruhi
mahasiswa mulai menjadi perokok aktif ketika memasuki masa perkuliahan,
khususnya pada mahasiswa yang sebelumnya tidak pernah merokok. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengambilan data
dilakukan melalui tahap wawancara semi-structured dan pencatatan smoking diary
selama satu minggu terhadap enam partisipan laki-laki yang merupakan mahasiswa
Universitas Padjadjaran. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa sebelum
memasuki masa perkuliahan, para partisipan memiliki sejumlah hambatan untuk
merokok, seperti adanya larangan dari lingkungan, rasa takut terhadap rokok, tidak
adanya ajakan dari teman, ketidaksukaan terhadap rasa rokok, serta adanya stigma
negatif terhadap perilaku merokok. Namun, ketika memasuki dunia perkuliahan,
hambatan tersebut mulai menghilang dan rasa penasaran terhadap rokok kembali
muncul. Faktor-faktor yang mendorong perilaku merokok saat kuliah antara lain
stres akibat masalah percintaan dan akademik, meningkatnya kebebasan karena
hidup mandiri, perubahan pandangan terhadap rokok, ketertarikan terhadap aroma
dan rasa, merokok sebagai coping mechanism dan penyemangat bekerja, keinginan
untuk terlihat ‘keren’, pengaruh teman sebaya, serta sikap permisif dari keluarga.
Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika perilaku
merokok pada masa transisi menuju kedewasaan, serta menekankan pentingnya
upaya preventif dari berbagai pihak untuk menekan angka perokok baru di kalangan
mahasiswa. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






