
Skripsi
[SKRIPSI] STUDI KUALITATIF PENGALAMAN LAKI-LAKI DALAM MENJALIN BROMANCE RELATIONSHIP
Perilaku laki-laki masih dipenuhi dengan stigma sosial dan budaya
maskulinitas hegemoni dalam masyarakat. Namun seiring berkembangnya zaman, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4056 S4056 Far s Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4056 Far sPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xiii,; 153 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210120Klasifikasi S4056 Far sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Farrel Ahmad Guntara -
Perilaku laki-laki masih dipenuhi dengan stigma sosial dan budaya
maskulinitas hegemoni dalam masyarakat. Namun seiring berkembangnya zaman,
budaya maskulinitas telah bergeser ke arah yang lebih modern sehingga laki-laki
bisa menjadi lebih terbuka satu sama lain walaupun masih terdapat stigma sosial
yang mengekang di masyarakat. Dengan itu, berkembanglah sebuah relasi yang
dinamakan sebagai relasi bromance. Penelitian ini bertujuan untuk menggali
bagaimana pengalaman laki-laki dalam menjalin relasi bromance. Menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis
(IPA), penelitian ini memberikan kedalaman fenomena atas pengalaman pribadi
partisipan penelitian sehingga dapat memberikan hasil pandangan yang unik untuk
dapat memberikan insight bagi laki-laki. Pengambilan data dilakukan melalui semi
structured interview kepada partisipan laki-laki heteroseksual yang sedang menjalin
relasi bromance dan terdapat lima group experiential themes pada hasil penelitian
ini. Lima tema tersebut yaitu (1) From clicking to committing: Tumbuhnya koneksi
yang mendalam, (2) Trust is earned, not given: Ketika bromance menjadi ruang
untuk diri sendiri, (3) Ketika bromance menjadi penopang di saat dibutuhkan, (4)
Only ones we know: Bahasa keakraban bromance, dan (5) Kemiripan dengan
pasangan romantis: Serupa tapi tak sama. Penelitian ini memberikan pemahaman
bahwa relasi bromance memberikan ruang bagi laki-laki untuk mengekspresikan
emosi dan afeksi secara lebih terbuka, sekaligus menantang dan menggeser batasan
maskulinitas tradisional. Bromance menjadi relasi yang bermakna, suportif, dan
setara secara emosional dengan relasi romantis, serta berperan penting dalam
kesejahteraan psikologis laki-laki di tengah tekanan norma sosial yang ada.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






