Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] GAMBARAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA DI UNIVERSITAS PADJADJARAN


Stres akademik merupakan tantangan umum yang sering dihadapi oleh
mahasiswa, khususnya pada tahun pertama perkuliahan, sebagai dampak dari

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S4038S4038 Muh gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4038 Muh g
    Penerbit Perpustakaan Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii., 89 hlm.: ill.; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110200153
    Klasifikasi
    S4038 Muh g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Stres akademik merupakan tantangan umum yang sering dihadapi oleh
    mahasiswa, khususnya pada tahun pertama perkuliahan, sebagai dampak dari
    proses penyesuaian terhadap lingkungan akademik dan sosial yang baru.
    Ketidakmampuan dalam mengelola stres ini dapat menghambat perkembangan
    potensi diri mahasiswa baik dalam aspek akademik maupun sosial, serta berdampak
    negatif pada kondisi fisik dan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk
    mengidentifikasi tingkat stres akademik pada mahasiswa tahun pertama di
    Universitas Padjadjaran berdasarkan tiga dimensi dalam teori Stress Appraisal
    Lazarus, yaitu harm/loss, threat, dan challenge. Studi ini menggunakan pendekatan
    deskriptif kuantitatif dengan teknik snowball sampling. Jumlah responden
    sebanyak 242 mahasiswa dari tahun akademik 2023–2024 dan 2024–2025. Data
    dikumpulkan menggunakan instrumen stress appraisal yang terdiri dari 30 butir
    pernyataan dan dianalisis secara univariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa
    70,7% mahasiswa mengalami tingkat stres akademik yang tinggi, sedangkan 29,3%
    berada pada tingkat sedang. Pada dimensi harm/loss, 70,7% responden
    menunjukkan skor tinggi, sementara dimensi threat mengindikasikan angka
    tertinggi sebesar 81,0%. Sebaliknya, dimensi challenge didominasi oleh responden
    yang berada pada tingkat sedang sebesar 89,3%. Temuan ini mengindikasikan
    bahwa mahasiswa tahun pertama Unpad mengalami tingkat stres akademik yang
    tinggi, terutama pada dimensi harm/loss dan threat, yang menunjukkan bahwa
    mereka lebih banyak memaknai tekanan akademik sebagai ancaman dan kerugian
    dibandingkan tantangan yang dapat dihadapi secara positif. Temuan ini
    menegaskan pentingnya pengembangan strategi koping adaptif, seperti pengelolaan
    emosi dan penyelesaian masalah, guna membantu mahasiswa mengelola stres
    secara efektif demi mendukung pencapaian akademik dan kesehatan mental yang
    optimal.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi