
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan Parental Perfectionism dan Parental Burnout pada Ibu Generasi Milenial
Generasi milenial memiliki tingkat perfeksionisme yang lebih tinggi dibandingkan
generasi sebelumnya. Perfeksionisme merupakan salah satu ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4013 S4013 Ang h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4013 Ang hPenerbit Perpustakaan Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xi., 97 hlm.: ill.; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210080Klasifikasi S4013 Ang hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Anggi Nurfathia -
Generasi milenial memiliki tingkat perfeksionisme yang lebih tinggi dibandingkan
generasi sebelumnya. Perfeksionisme merupakan salah satu faktor risiko parental
burnout, stres kronis akibat beban pengasuhan anak yang tidak seimbang dengan
sumber daya untuk mengatasi stres tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
meneliti hubungan antara parental perfectionism dan parental burnout pada ibu
generasi milenial. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 124
partisipan, yakni ibu milenial dengan minimal satu anak berusia 0-18 tahun. Usia
partisipan berkisar 25-45 (M=32,83; SD=5,14). Parental perfectionism diukur
dengan Shortened 12-item Version of the Multidimensional Parenting
Perfectionism (MPPQ) yang ditranslasi ke bahasa Indonesia, sementara parental
burnout diukur menggunakan Parental Burnout Assessment (PBA-ID). Hasil
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara parental perfectionism dan
parental burnout dengan derajat yang lemah (r=0.297). Jika dilihat dari
dimensinya, tidak semua dimensi parental perfectionism berhubungan dengan
parental burnout. Societal prescribed dan desired partner parenting perfectionism
berhubungan positif dengan parental burnout, sedangkan self-oriented parenting
perfectionism tidak berhubungan dengan parental burnout. Hasil ini menunjukkan
bahwa persepsi mengenai tuntutan lingkungan pada dirinya untuk menjalankan
peran sebagai ibu yang sempurna dan tuntutan ibu pada pasangan untuk
menjalankan peran sebagai ayah yang sempurna dapat menjadi pemicu utama
kelelahan dalam menjalankan peran sebagai orang tua -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






