
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan antara Kualitas Relasi Orang Tua-Anak dengan Loneliness pada Mahasiswa Perantau Tingkat Pertama
Loneliness merupakan kondisi psikologis yang dapat dialami oleh mahasiswa
perantau, terutama pada masa transisi awal memasuki perguruan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S4023 S4023 Asi h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4023 Asi hPenerbit Perpustakaan Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xiv., 126 hlm.: 1ll.; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210107Klasifikasi S4023 Asi hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Asita Brenda Calista Sitanggang -
Loneliness merupakan kondisi psikologis yang dapat dialami oleh mahasiswa
perantau, terutama pada masa transisi awal memasuki perguruan tinggi. Salah satu
faktor penting yang diyakini berkaitan dengan tingkat loneliness adalah kualitas
relasi antara anak dan orang tua. Penelitian ini mengkaji hubungan antara kualitas
relasi orang tua-anak yang mencakup enam dimensi, yaitu pembatasan, afeksi,
kepekaan, keadilan, pengakuan, dan kepercayaan terhadap loneliness pada
mahasiswa perantau tingkat pertama. Sebanyak 146 mahasiswa perantau tingkat
pertama di Universitas Padjadjaran berpartisipasi dalam studi ini. Partisipan terdiri
dari 113 perempuan (77,4%) dan 33 laki-laki (22,6%), dengan rentang usia 17-20
tahun (M = 18,62; SD = 0,70). Partisipan mengisi Tes Relasi Keluarga Bandung
(TRK-B) untuk mengukur kualitas relasi dengan ayah dan ibu secara terpisah,
serta Revised UCLA Loneliness Scale (R-UCLA) untuk mengukur tingkat
loneliness. Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi pembatasan memiliki
hubungan positif signifikan dengan loneliness pada relasi ayah-anak (r = 0,416; p
< 0,01) dan ibu-anak (r = 0,426; p < 0,01). Sementara itu, lima dimensi lainnya,
yaitu afeksi, kepekaan, keadilan, pengakuan, dan kepercayaan, menunjukkan
hubungan negatif signifikan dengan loneliness, baik dalam relasi dengan ayah
maupun ibu (r berkisar antara −0,365 hingga −0,481; p < 0,01). Temuan ini
menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas relasi orang tua-anak, khususnya
yang bersifat suportif dan positif, maka semakin rendah tingkat loneliness yang
dialami mahasiswa perantau tingkat pertama -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






