
Tesis
[TESIS] PREVALENSI DAN GAMBARAN KLINIS MILD BEHAVIORAL IMPAIRMENT (MBI) BERDASARKAN FUNGSI KOGNITIF Studi Pada Pasien Pre-Demensia di Memory Clinic and Neuro Behavior Center Bandung
Indonesia mengalami pertumbuhan populasi lansia yang signifikan seiring dengan
meningkatnya usia harapan hidup. salah satu sindrom klinis pada ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042025T0939 T0939 Nov p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0939 Nov pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xvi., 113 hlm.: ill.; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420200009Klasifikasi T0939 Nov pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Novita Purnamasari -
Indonesia mengalami pertumbuhan populasi lansia yang signifikan seiring dengan
meningkatnya usia harapan hidup. salah satu sindrom klinis pada lansia yang paling
umum terjadi adalah demensia. Studi pada demensia berkembang tidak hanya berfokus
pada core cognitive namun juga core non cognitive berupa gejala perilaku yang dapat
terjadi mendahului atau bersamaan dengan kemunculan keluhan kognitif disebut dengan
Mild Behavioral Impairment (MBI). Mengidentifikasi gejala perilaku melalui MBI
menjadi sangat penting sebagai langkah preventif tatalaksana pada pasien pre-demensia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur prevalensi dan memberikan gambaran klinis
pada MBI sebagai data yang dapat menunjang tatalaksana deteksi dini dari demensia.
Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan retrospective chart
review pada setting klinik memori dalam rentang tahun 2019-2021. Data pasien yang
dikumpulkan memenuhi kriteria memiliki hasil pemeriksaan neuropsikologi, berusia ≥ 50
tahun, tidak terdiagnosa demensia dan tidak memiliki riwayat pengobatan ke psikiater.
Data pasien predemensia diolah menggunakan SPSS dan dibagi kedalam empat
kelompok yaitu dua kelompok Subjective cognitive decline (SCD) , dimana salah satunya
mengalami MBI dan lainnya tidak MBI, serta dua kelompok Mild cognitive impairment
(MCI) yang juga salah satunya mengalami MBI dan lainnya tidak MBI. Dari total 252
data pasien, diperoleh 117 data pre-demensia yang terdiri dari 46 kelompok SCD dan 71
kelompok MCI. Sebanyak 67 pasien adalah perempuan (57,3%) dengan rerata usia 67
tahun dan rata-rata lama pendidikan 15 tahun. Hasil penelitian memperoleh data
prevalensi MBI sebesar 38,5% dengan prevalensi pada kelompok MCI (57,7%) lebih
tinggi dibandingkan dengan kelompok SCD (8,7%). Gambaran klinis MBI berdasarkan
fungsi kognitif diperoleh hasil terdapat perbedaan yang signifikan pada aspek kognitif
secara global maupun domain (atensi, memori, bahasa, visuospasial dan fungsi eksekutif)
dengan skor yang lebih rendah untuk kelompok yang mengalami MBI dibandingkan
dengan kelompok yang tidak mengalami MBI. Domain MBI yang paling sering terjadi
adalah impuls dyscontrol (Agitasi dan iritabilitas) serta emotional dysregulation (depresi
dan ansietas). Fungsi kognitif terganggu lebih banyak pada kelompok MBI dibandingkan
dengan kelompok yang tidak mengalami MBI, dengan domain yang paling banyak
terganggu secara berurutan adalah memori, atensi, bahasa, fungsi eksekutif dan
visuospasial. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






