Tesis
[TESIS] MAKNA ANAK BAGI ORANG TUA DARI ANAK DENGAN DISABILITAS INTELEKTUAL
Anak dengan disabilitas intelektual (DI) memiliki keterbatasan dalam fungsi
kognitif dan adaptif yang membuat mereka memerlukan dukungan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042025T0936 T0936 Lin m Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0936 Lin mPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xii; 171 hlm; ill.; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420220030Klasifikasi T0936 Lin mTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Lintang dyah Pradipta -
Anak dengan disabilitas intelektual (DI) memiliki keterbatasan dalam fungsi
kognitif dan adaptif yang membuat mereka memerlukan dukungan berkelanjutan
dari orang tua sebagai caregiver. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk
mengeksplorasi bagaimana orang tua memaknai anaknya yang memiliki kondisi DI
melalui pengalaman merawat dan pemahaman terhadap kondisi anak. Metode yang
digunakan adalah fenomenologi deskriptif dengan partisipan empat individu (dua
pasang orang tua) yang memiliki anak dengan DI dan kondisi kesehatan tambahan,
yakni epilepsi. Dari analisis data, teridentifikasi enam tema utama: tantangan dalam
merawat anak dengan DI, perubahan dalam kehidupan orang tua sebagai dampak
dari pengasuhan, proses penerimaan anak dengan DI, anak sebagai media
transformasi dan peningkatan religiusitas orang tua, pola pengasuhan anak dengan
DI, serta orientasi orang tua dalam menghadapi masa depan anak. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa pengalaman merawat anak dengan DI berkontribusi pada
terbentuknya pemaknaan orang tua terhadap kehadiran anak, yang pada akhirnya
mempengaruhi proses penerimaan mereka. Pemaknaan positif memainkan peran
penting dalam penerimaan orang tua terhadap kondisi anak. Pengalaman merawat
anak yang terus berlangsung memungkinkan orang tua untuk mengembangkan
pemahaman lebih dalam terhadap kondisi anak, yang pada akhirnya berkontribusi
terhadap proses penerimaan mereka. Penerimaan orang tua membentuk respons
yang mendorong mereka mencari strategi tepat untuk mendukung perkembangan
dan pengasuhan anak. Pola pengasuhan yang tepat, didukung oleh kerja sama dan
komunikasi antara ayah dan ibu, perlu dilengkapi dengan strategi intervensi yang
dapat mengurangi kecemasan orang tua terhadap kemandirian anak di masa depan.
Implikasi praktis dari penelitian ini meliputi intervensi psikososial pada orang tua
untuk mendukung penerimaan orang tua dan pengembangan komunitas dukungan
sosial (support group) bagi para orang tua -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






