Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] PROXIMITY OF CLOTHING TO SELF: STUDI KOMPARATIF WANITA DAN PRIA DEWASA AWAL DI KOTA BANDUNG


Penelitian ini menginvestigasi perbedaan gender dalam Proximity of
Clothing to Self (PCS) atau kedekatan psikologis antara pakaian dan self, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S4011S4011 Ale pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4011 Ale p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii; 169 hlm; 30cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110210015
    Klasifikasi
    S4011 Ale p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini menginvestigasi perbedaan gender dalam Proximity of
    Clothing to Self (PCS) atau kedekatan psikologis antara pakaian dan self, pada
    pria dan wanita dewasa awal di Kota Bandung, Indonesia. Pakaian merupakan
    perpanjangan dari diri seseorang dan memiliki peran penting dalam kehidupan
    sehari-hari serta ekspresi diri. Seiring stabilitas sense of self di fase dewasa awal,
    konsumsi pakaian menjadi lebih konsisten dan mencerminkan identitas mereka.
    Meskipun penelitian sebelumnya lebih banyak fokus pada wanita karena persepsi
    bahwa fashion bersifat feminim dan adanya norma sosial yang berlaku, penelitian
    dengan perspektif pria masih tergolong terbatas. Selain itu, penelitian tentang
    topik ini di Indonesia masih sedikit dan umumnya menggunakan pendekatan
    deskriptif, tanpa membandingkan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan
    kuantitatif dan desain penelitian causal-comparative, serta melibatkan responden
    yang diperoleh melalui metode snowball sampling dan diukur dengan Proximity of
    Clothing to Self Scale. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang
    signifikan pada PCS secara keseluruhan, dengan skor wanita yang lebih besar
    daripada pria. Perbedaan gender yang signifikan juga ditemukan pada beberapa
    dimensi: Clothing in Relation to Self as Response to Judgements of Others,
    Clothing in Relation to Self-Esteem as Evaluative Process, Clothing in Relation to
    Self-Esteem as Affective Process, dan Clothing in Relation to Body Image and
    Body Cathexis, dengan skor wanita lebih besar. Akan tetapi, tidak ditemukan
    perbedaan yang signifikan pada dimensi Clothing in Relation to Self as Structure
    dan Communication of Self to Others. Hasil ini mengilustrasikan bahwa meskipun
    wanita dan pria cenderung mempersepsikan pakaian dengan cara yang serupa
    sebagai struktur dan alat komunikasi, wanita cenderung menghubungkan pakaian
    dengan aspek emosional, self-esteem, dan body image. Ekspektasi budaya dan
    norma sosial yang menetapkan standar penampilan lebih ketat pada wanita
    mungkin berperan dalam membentuk perbedaan tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi