
Text
Pengaruh Ekstrak Biji Kiurat (Plantago asiatica L) terhadap Sel Kupffer/Makrofag Hati pada Proses Peradangan Hati Mencit yang Diintoksikasi dengan Karbon Tetraklorida.
Ekstrak biji tumbuhan kiurat (Plantago asiatica L.) telah diteliti pengaruhnya sebagai hepatoprotektor dengan menggunakan parameter-parameter berupa ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021971000024 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 975Penerbit : ., 1997 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 975Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Ekstrak biji tumbuhan kiurat (Plantago asiatica L.) telah diteliti pengaruhnya sebagai hepatoprotektor dengan menggunakan parameter-parameter berupa waktu hipnosis akibat pemberian heksobarbital, aktivitas serum GOT dan GPT dan efek penghambat biosintesa RNA pada hati serta terbukti menekan jumlah nekrosis, namun belum pernah dilaporkan pengaruhnya terhadap makrofag hati atau sel Kupffer. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh ekstrak total metanol biji Plantago asiatica L. terhadap jumlah sel Kupffer / makrofag hati mencit Balb/c yang diintoksikasi dengan karbon tetraklorida melalui pengamatan mikroskopis pada hari ketiga dengan pewarnaan hematoksilin-eosin. Pada kelompok mencit yang diintoksikasi dengan karbon tetraklorida 0,1 mL/kg BB jumlah makrofag hati meningkat secara bermakna melampaui kelompok kontrol normal. Pada kelompok mencit yang diberikan ekstrak sebanyak 670 mg/kg BB/hari per oral selama tiga hari setelah intoksikasi dengan karbon tetraklorida 0,1 mL/kg BB sub kutan terlihat bahwa jumlah makrofag hati turun sampai mendekati jumlah makrofag hati pada kelompok normal. Di samping itu pada pengamatan kualitatif terlihat penurunan luas daerah nekrosis pada mencit yang telah diberikan ekstrak setelah intoksikasi bila dibandingkan dengan kelompok yang hanya diintoksikasi saja. Sedangkan pada kelompok mencit yang hanya diberikan ekstrak sebanyak 670 mg/kg BB/hari per oral selama tiga hari tidak terlihat kenaikan jumlah makrofag yang bermakna bila dibandingkan dengan kontrol normal. Karena itu disimpulkan bahwa ekstrak metanol biji kiurat mampu menekan jumlah sel Kupffer pada peradangan hati akibat karbon tetraklorida. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






