
Disertasi
[DISERTASI] PENGARUH VALUE-BASED LEADERSHIP DAN LEADER POLITICAL SKILL TERHADAP READINESS FOR ORGNIZATIONAL CHANGE DENGAN MODERASI LEARNING CULTURE (STUDI PADA MANAJER DI PEMERINTAHAN PROVINSI JAWA TENGAH)
Reformasi birokrasi merupakan agenda besar pemerintah untuk membenahi birokrasi yang ada guna mencapai birokrasi kelas dunia. Dalam hal ini, leader ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 190132021D096 D096 The p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Disertasi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil D096 The pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2021 Deskripsi Fisik xvii.; 304 hlm.; ill; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190130180007Klasifikasi D096 The pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik DisertasiPernyataan Tanggungjawab Theresia Dewi Setyorini -
Reformasi birokrasi merupakan agenda besar pemerintah untuk membenahi birokrasi yang ada guna mencapai birokrasi kelas dunia. Dalam hal ini, leader memiliki peran sentral dalam konteks reformasi birokrasi. Mereka memiliki peran dalam memengaruhi anak buah untuk dapat mengikuti tuntutan perubahan yang ada. Oleh karena itu kesiapan mereka dalam menghadapi perubahan organisasi menjadi hal penting. Kesiapan dalam menghadapi perubahan diartikan sebagai readiness for organizational change. Seorang leader yang siap menghadapi perubahan adalah leader yang memiliki kepemimpinan yang didasari oleh nilai yang kuat atau value-based leadership, serta kemampuan memengaruhi dan membangun relasi yang diartikan dengan leader political skill. Damping kedua kemampuan tersebut yang juga turut berpengaruh ada budaya belajar dalam organisasi yang diartikan sebagai learning culture. Tujuan penelitian ini untuk menguji secara komprehensif pengaruh value-based leadership dan leader political skill terhadap readiness for organizational dengan moderasi learning culture. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif untuk menjelaskan permasalahan kesiapan leader sebagai pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi. Subjek penelitian adalah para manajer yang memiliki fungsi leading di Pemda Provinsi Jawa Tengah sebanyak 407 orang yang diambil dengan random sampling berdasarkan kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan model self-report. Sedangkan analisis data menggunakan SEM. Pengolahan data menunjukkan bahwa hipotesis utama terbukti dan model yang diajukan dapat diterima. Dengan demikian value-based leadership dan leader political skill berpengaruh terhadap readiness for organizational change dengan moderasi learning culture. Hasil pengolahan data juga menunjukkan learning culture terbukti memiliki pengaruh interaksi antara value-based leadership dan leader political skill terhadap readiness for organizational change. Ketiga variable tersebut secara parsial berpengaruh terhadap readiness for organizational change dan pengaruh tersebut makin kuat dengan adanya efek moderasi learning culture. Dalam analisis ini juga membuktikan bahwa value-based leadership memiliki pengaruh yang lebih tinggi
terhadap readiness for organizational change dibanding pengaruh leader political skill terhadap readiness for organizational change. Berdasarkan pada hasil ini maka saran teoretisnya adalah meneliti readiness for organizational change dari level group dengan memasukkan factor seperti power bases maupun leadership climate. Demikian juga melihat efek dari
readiness terhadap perilaku yaitu individual performance, customer service- organizational citizenship behaviour -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






