Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengujian Efek Sedatif Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia saccang L.), Daun Sembung (Blumea balsamifera (L) DC) pada Mencit.


Telah dilakukan pengujian efek sedatif dari ekstrak kasar etanol beberapa tumbuhan yaitu kayu Caesalpinia sappan L., daun Coleus atropurpureus Benth. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021961000001Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    912
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    912
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan pengujian efek sedatif dari ekstrak kasar etanol beberapa tumbuhan yaitu kayu Caesalpinia sappan L., daun Coleus atropurpureus Benth. dan daun Blumea balsamifera (L.) D.C., serta fraksi n-heksan (NH), etil asetat netral basa (NE), etil asetat asam (AE) dan fraksi air (W) dari ekstrak daun Coleus atropurpureus Benth. pada mencit putih jantan (Mus musculus) dengan metode depresan. Induksi dilakukan dengan fenobarbital yang diberikan secara oral dengan dosis 140 mg/kg BB. Setiap ekstrak diberikan secara oral dengan dosis 225 mg/kg BB dan untuk fraksi tumbuhan yang prospektif dengan dosis 100 mg/kg BB.
    Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak kasar daun Coleus atropurpureus Benth. dapat menurunkan dengan nyata waktu mulai tidur dan memperpanjang lama tidur dari fenobarbital baik pada taraf 0,05 maupun 0,01.
    Hasil pengujian terhadap fraksi-fraksi ekstrak daun Coleus atropurpureus Benth. menunjukkan bahwa fraksi etil asetat netral basa (NE) dapat menurunkan waktu mulai tidur dan memperpanjang lama tidur dari fenobarbital baik pada taraf 0,05 maupun 0,01.
    Penapisan fitokimia terhadap ekstrak kasar dan fraksi daun Coleus atropurpureus Benth. menunjukkan bahwa ekstrak kasar, fraksi etil asetat netral basa, fraksi etil asetat asam dan air mengandung saponin, flavonoid dan tanin, sedangkan fraksi n-heksan hanya mengandung flavonoid.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi