Detail Cantuman

No image available for this title

Tesis  

[TESIS] ADAPTASI DAN UJI AKSEPTABILITAS COPING EFFECTIVENESS TRAINING (CET): PROBLEM-FOCUSED TRAINING MODEL PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS PADJADJARA


Tahun pertama perkuliahan merupakan masa dimana mahasiswa baru
mengalami masa transisi. Mahasiswa baru merupakan kelompok yang rentan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042025T0929T0929 Pop aPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0929 Pop a
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,; 394 hlm,: Ill 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420210016
    Klasifikasi
    T0929 Pop a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [TESIS]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tahun pertama perkuliahan merupakan masa dimana mahasiswa baru
    mengalami masa transisi. Mahasiswa baru merupakan kelompok yang rentan
    mengalami stres, dimana dapat berdampak pada performa akademik yang buruk dan
    membuat sulit menghadapi stressor lain yang lebih ringan (Taylor, 2018). Untuk
    menghadapi dan mengelola stres, dibutuhkan strategi coping yang adaptif. Strategi
    problem-focused coping dinilai dapat memprediksi penurunan kondisi stres secara
    signifikan (Immanuel, Marheni, Indrawati, Swandi & Bajirani, 2021). Keterampilan
    dalam menggunakan strategi problem-focused coping ini dapat dipelajari dengan
    pelatihan yang mengajarkan keterampilan coping praktis, salah satunya Coping
    Effectiveness Training (CET) yang terbukti efektif (Chesney, Donald, Chambers,
    Jonelle, Taylor, Lisa, Johnson & Folkman, 2003). Penelitian ini bertujuan untuk
    melakukan adaptasi budaya dan uji akseptabilitas terhadap CET: Facilitator’s Manual
    pada problem-focused training model agar sesuai dengan budaya dan kondisi
    mahasiswa baru di Indonesia dalam fenomena stres di tahun pertama perkuliahan.
    Proses adaptasi budaya yang dilakukan menggunakan tahapan adaptasi budaya
    yang dikemukakan oleh Perera (2020). Tahapan adaptasi budaya tersebut yaitu
    information gathering, adaptation hypotheses, local consultation dan external
    evaluation. Di akhir, dilakukan uji akseptabilitas menggunakan kerangka teori oleh
    Sekhon, Cartwright dan Francis (2017). Perubahan pada panduan fasilitator CET
    mencakup dimensi bahasa, tujuan, populasi, konteks, konten dan metode yang telah
    disesuaikan dengan budaya di mahasiswa baru. Perubahan bahasa diubah menjadi
    bahasa Indonesia dan penggunaan terminologi psikologi diberikan penjelasan.
    Perubahan tujuan diubah mengikuti metode yang sesuai dengan karakteristik
    mahasiswa baru dalam pembelajaran. Perubahan populasi, konteks dan konten
    mengikuti fenomena stres pada mahasiswa baru di Indonesia. Berdasarkan tahapan
    adaptasi budaya dan uji akseptabilitas yang telah dilakukan terhadap Coping
    Effectiveness Training (CET): Facilitator’s Manual pada problem-focused training
    model, maka didapatkan hasil berupa draft akhir panduan fasilitator dalam bahasa
    Indonesia dan menyesuaikan budaya pada mahasiswa baru Indonesia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi