
Tesis
[TESIS] PENGARUH ORGANIZATIONAL LEARNING CAPABILITY TERHADAP INDIVIDUAL AMBIDEXTERITY PADA KARYAWAN DIREKTORAT KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO PT TELKOM INDONESIA, Tbk
PENGARUH ORGANIZATIONAL LEARNING CAPABILITY
TERHADAP INDIVIDUAL AMBIDEXTERITY PADA KARYAWAN
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042025T0926 T0926 End p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0923 End pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xii,; 162 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190120200007Klasifikasi T0923 End pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [TESIS]Pernyataan Tanggungjawab Endang Yuniarti -
PENGARUH ORGANIZATIONAL LEARNING CAPABILITY
TERHADAP INDIVIDUAL AMBIDEXTERITY PADA KARYAWAN
DIREKTORAT KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO
PT TELKOM INDONESIA, Tbk
Perkembangan teknologi yang pesat serta dinamika pasar global menuntut organisasi dalam
industri telekomunikasi untuk beradaptasi agar tetap relevan dan kompetitif, hal ini juga
berdampak pada Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko (KMR) PT Telkom Indonesia yang
dihadapkan pada tantangan digitalisasi keuangan. Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh
gambaran mengenai persepsi karyawan atas organizational learning capability terhadap perilaku
individual ambidexterity pada karyawan Direktorat KMR PT Telkom Indonesia, yang berdasarkan
pada fenomena pengembangan layanan baru Shared Service Operation (SSO) yang menuntut
karyawan untuk menghasilkan inovasi dan perbaikan proses bisnis dengan berbagai dukungan
pembelajaran organisasi.
Variabel independen dalam penelitian ini adalah organizational learning capability, sedangkan
variabel dependen adalah individual ambidexterity. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa
terdapat pengaruh organizational learning capability terhadap individual ambidexterity. Penelitian
ini menggunakan metode survei dengan teknik simple random sampling, melibatkan 174 karyawan
sebagai responden. Pengukuran variabel dilakukan menggunakan Organizational Learning
Capability Scale dari Chiva et al. (2007) serta Exploration-Exploitation Scale dari Mom et al.
(2009).
Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 26. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa organizational learning capability berkontribusi sebesar 30,4%
terhadap individual ambidexterity, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kapabilitas
pembelajaran organisasi, semakin besar kemampuan individu dalam menyeimbangkan eksplorasi
dan eksploitasi. Temuan ini menegaskan bahwa dalam lingkungan bisnis yang kompetitif,
organisasi yang mampu mengembangkan pembelajaran internal dapat meningkatkan kapasitas
individu untuk menyeimbangkan inovasi (exploration) dan optimalisasi (exploitation). Dengan
demikian, peningkatan organizational learning capability dan individual ambidexterity dapat
menjadi strategi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan industri.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






