
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan Group Cohesion dengan Peak Performance Atlet “Ski Air & Wakeboard” pada PON XXI 2024
Penelitian ini mengkaji hubungan dua arah antara kohesi kelompok (group
cohesion) dan performa puncak (peak performance) pada atlet ski air ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012025S3997 S3997 Kan h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3997 Kan hPenerbit Perpustakaan Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xiv., 159 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200092Klasifikasi S3997 Kan hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Kanaya Anindita -
Penelitian ini mengkaji hubungan dua arah antara kohesi kelompok (group
cohesion) dan performa puncak (peak performance) pada atlet ski air dan
wakeboard di PON XXI 2024. Kohesi yang tinggi diharapkan meningkatkan
motivasi dan koordinasi, sementara performa puncak dapat memperkuat kohesi
tim, memberikan wawasan untuk meningkatkan strategi tim dalam kompetisi.
Teori yang digunakan adalah teori group cohesion dari Carron et al.
(1985), yang mencakup task cohesion, social cohesion, dan aspek Individual
Attraction to the Group (ATG) serta Group Integration (GI), serta teori peak
performance dari Privette (1983) dengan dimensi mental, fisik, optimisme, fokus
pada pertandingan, kesiapan bertanding, kesadaran tinggi, kontrol, dan terlindungi
dari gangguan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
korelasional, melibatkan 54 atlet anggota Persatuan Ski Air & Wakeboard
Indonesia yang mengikuti PON XXI 2024, dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang mengukur kohesi
kelompok dengan Group Environment Questionnaire (GEQ) dan performa puncak
dengan Peak Performance Scale (PPS).
Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan dengan rentang sedang
antara kohesi kelompok dan performa puncak. Olahraga koaktif seperti ski air dan
wakeboard melibatkan individu yang berkompetisi secara terpisah namun tetap
dalam satu tim yang saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.
Meskipun atlet bertindak secara individu dalam kompetisi, terdapat hubungan dua
arah antara kohesi kelompok dan performa puncak. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa kohesi kelompok berperan penting dalam mendukung performa puncak,
dan sebaliknya. Pelatih disarankan untuk mengintegrasikan strategi
pengembangan kohesi kelompok dalam pelatihan guna mendorong performa
optimal atlet pada kompetisi nasional dan internasional.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






