Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[ SKRIPSI ] HUBUNGAN PREDIKTIF ANTARA WHATSAPP DEPENDENCE DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MAHASISWA


Whatsapp merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan di Indonesia,
92,1% dari total populasi (Hootsuite, 2023). Selain itu, aplikasi ini ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012025S3994S3994 Sel hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3994 Sel h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    120 hlm,: Ill 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110190046
    Klasifikasi
    S3994 Sel h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [ SKRIPSI ]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Whatsapp merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan di Indonesia,
    92,1% dari total populasi (Hootsuite, 2023). Selain itu, aplikasi ini juga
    merupakan aplikasi dengan penggunaan rata-rata paling tinggi yaitu 29,06 jam
    per-bulan (Hootsuite, 2023). Hal tersebut menjadi pertimbangan penting untuk
    meneliti apakah terdapat potensi negatif dari penggunaan aplikasi ini. Penelitian
    ini dilakukan untuk melihat apakah whatsapp dependence (WD) memprediksi
    psychological well-being (PWB) pada mahasiswa secara signifikan. Teknik
    sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling. Jumlah partisipan
    sebanyak 308 mahasiswa dengan 240 perempuan dan 68 laki-laki. Usia partisipan
    antara 18 - 24 tahun dengan mean 20.77 dan SD 2.13. Pendekatan penelitian yang
    digunakan merupakan penelitian kuantitatif, dengan rancangan penelitian
    non-experimental, dan jenis penelitian correlational study berupa uji regresi
    sederhana. Alat ukur WD yang digunakan yaitu WhatsApp Dependence Scale
    (WADS) yang dikembangkan oleh King, Pádua, Guedes, Guimarães, Gonçalves,
    Santos, & Nardi (2019) dan diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia oleh Fanny
    Rizkiyani dan Wilis Srisayekti (2023). Sementara itu, alat ukur PWB yang
    digunakan yaitu Ryff’s Scale of Psychological Well-being yang dikembangkan
    oleh Ryff (1989) dan diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia oleh Alifah (2019).
    Setelah dianalisis, hasil menunjukkan bahwa WD memprediksi tiga dimensi PWB
    yaitu environmental mastery (EM), purpose in life (PL), dan personal growth
    (PG) secara signifikan. Setiap satu satuan kenaikan WD dikaitkan dengan
    kenaikan 0,088 EM dan penurunan 0,210 PL; 0,139 PG. Hal ini menunjukkan
    bahwa ketergantungan terhadap whatsapp berperan dalam kenaikan kemampuan
    penguasaan lingkungan, penurunan rasa makna dalam hidup, dan penurunan
    perasaan untuk pengembangan diri. Pada penelitian ini tidak ditanyakan
    pertanyaan lanjutan tentang tujuan penggunaan whatsapp apakah untuk hiburan
    atau akademis Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat menyoroti lebih
    dalam tentang perbedaan penggunaan tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi