Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] Studi Komparatif Parental Autonomy Support dari Ayah dan Ibu pada Remaja Usia 12-15 Tahun


Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dukungan otonomi (Parental
Autonomy Support) yang diberikan oleh ayah dan ibu terhadap remaja ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012024S3990S3990 Kri sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3990 Kri s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii.,108 hlm.: ill 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110200067
    Klasifikasi
    S3990 Kri s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dukungan otonomi (Parental
    Autonomy Support) yang diberikan oleh ayah dan ibu terhadap remaja usia 12-15
    tahun. Dukungan otonomi orang tua memainkan peran penting dalam
    perkembangan kemandirian dan kesejahteraan psikologis remaja, namun perbedaan
    peran ayah dan ibu dalam konteks ini belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini
    menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Data dikumpulkan
    melalui survei terhadap 221 remaja di Kota Bandung dengan menggunakan
    instrumen Perceived Parental Autonomy Support Scale (P-PASS). Hasil uji statistik
    menunjukkan perbedaan yang signifikan antara dukungan otonomi yang diberikan
    oleh ayah dan ibu, di mana ibu cenderung lebih tinggi dalam memberikan
    pengakuan atas perasaan, rasionalisasi atas tuntutan dan batasan, serta kesempatan
    untuk berinisiatif. Selain itu, ibu juga menunjukkan kontrol psikologis yang lebih
    tinggi, seperti kritik yang menyebabkan rasa bersalah ancaman untuk menghukum
    dan tekanan dalam berperilaku. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa ibu lebih
    terlibat dalam aspek emosional dan kontrol perilaku, sedangkan ayah lebih
    memberikan kebebasan namun dengan keterlibatan emosional yang lebih rendah.
    Temuan ini memberikan pandangan baru tentang pentingnya peran masing-masing
    orang tua dalam mendukung perkembangan otonomi remaja.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi