Detail Cantuman

No image available for this title

Tesis  

[TESIS] ADAPTASI KULTURAL SURFACE STRUCTURE PROTOKOL UNIT 1: MEMBANGUN LANDASAN UMUM


Dalam menghadapi tuntutan sosial untuk berinteraksi dengan teman sebaya, anak
5-8 tahun perlu mengembangkan keterampilan sosial-emosional. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042024T0895T0895 Ans aPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0895 Ans a
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,; 372 hlm,: Ill 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420210053
    Klasifikasi
    T0895 Ans a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dalam menghadapi tuntutan sosial untuk berinteraksi dengan teman sebaya, anak
    5-8 tahun perlu mengembangkan keterampilan sosial-emosional. Keterampilan tersebut
    dapat diajarkan pada anak melalui program intervensi berbasis kelompok yang telah
    memiliki evidence-based yaitu The Fast Track Friendship Program. Saat awal
    pembentukan kelompok program, beberapa tantangan dapat muncul pada anak seperti
    merasa cemas, malu, takut, ragu untuk berbagi terkait dirinya. Hal tersebut dapat
    menghambat proses terapeutik kelompok. Maka dari itu, perlu dibangun hubungan dan
    kebersamaan antar anggota kelompok pada sesi pertama program yang terdapat pada
    Unit 1: Membangun Landasan Umum. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan
    adaptasi kultural surface structure pada protokol Unit 1 agar dapat diterima oleh
    fasilitator dan anak usia 5-8 tahun di Indonesia. Proses adaptasi kultural menggunakan
    kerangka kerja adaptasi Barrera & Castro yang terdiri dari tahap information gathering,
    preliminary adaptation design, preliminary adaptation test, dan adaptation refinement.
    Penelitian ini melibatkan para expert (ahli bahasa, psikolog anak, psikolog pendidikan,
    guru) serta fasilitator dan anak berusia 5-8 tahun. Berdasarkan proses adaptasi kultural,
    diperoleh protokol Unit 1: Membangun Landasan Umum yang dapat dipahami dan
    diterima oleh fasilitator dan anak-anak usia 5-8 tahun di Indonesia. Perubahan yang
    dilakukan meliputi aspek bahasa, konten, metode, dan konsep yang disesuaikan dengan
    budaya sehari-hari, tahap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-8 tahun di
    Indonesia, serta general knowledge. Protokol yang telah diadaptasi dilengkapi cue card
    untuk fasilitator, pengecekan pemahaman instruksi, dan pemberian debrief untuk
    memudahkan pemahaman bagi anak. Implikasi penelitian ini adalah hasil protokol yang
    telah diadaptasi dapat diuji klinis melalui Randomized Controlled Trial untuk melihat
    efektivitas intervensi dalam memfasilitasi kebersamaan atau keterikatan kelompok
    pertemanan pada anak 5-8 tahun.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi