Detail Cantuman

No image available for this title

Tesis  

[TESIS] ADAPTASI KULTURAL SURFACE STRUCTURE PROTOKOL UNIT 3 : BERNEGOSIASI DENGAN TEMAN


Keterampilan negosiasi merupakan salah satu kemampuan dasar sosial
emosional untuk membantu anak mengelola konflik sosial. Keterampilan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042024T0892T0892 Fad aPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0892 Fad a
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii,; 436 hlm,: Ill 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420210008
    Klasifikasi
    T0892 Fad a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Keterampilan negosiasi merupakan salah satu kemampuan dasar sosial
    emosional untuk membantu anak mengelola konflik sosial. Keterampilan
    negosiasi pada anak dapat dilatih melalui bagaimana anak melihat sesuatu dari
    sudut pandang orang lain, merundingkan keinginan satu sama lain, dan bersepakat.
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh protokol Unit 3: Bernegosiasi dengan
    Teman dari Modul Social and Emotional Skills Training for Children Fast Track
    Friendship Group yang dapat diterima oleh fasilitator dan anak usia 5-8 tahun di
    Indonesia. Proses adaptasi kultural dilakukan secara surface structure dan
    menggunakan kerangka kerja adaptasi kultural Barrera & Castro (2006) yang
    terdiri dari 4 tahap, yaitu information gathering, preliminary adaptation design,
    preliminary adaptation test, dan adaptation refinement. Penelitian ini melibatkan
    beberapa partisipan yakni para ahli/expert (ahli bahasa, psikolog anak, psikolog
    pendidikan, dan guru) serta fasilitator dan anak usia 5-8 tahun.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol Unit 3: Bernegosiasi dengan
    Teman yang telah diadaptasi kultural dapat dipahami dan diterima oleh fasilitator
    dan anak-anak usia 5-8 tahun di Indonesia. Perubahan yang dilakukan mencakup
    aspek bahasa, metafora, orang, konten, metode, dan konsep. Perubahan bahasa
    dan metafora dibuat lebih sederhana dan konkret. Pada perubahan orang,
    penyebutan orang disesuaikan dengan penyebutan subjek yang lebih familiar di
    Indonesia. Pada perubahan konten yaitu penambahan instruksi, pengecekan
    pemahaman, debriefing, dan aturan permainan. Perubahan metode mencakup
    pengaturan persiapan awal, penyesuaian waktu, penentuan giliran dan cara
    bermain. Pada aspek konsep dilakukan penyelerasan konsep yang digunakan
    dalam modul. Perubahan-perubahan ini disesuaikan dengan budaya keseharian
    anak, tahap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-8 tahun di Indonesia,
    dan juga general knowledge. Protokol yang telah diadaptasi dilengkapi debrief
    untuk memudahkan pemahaman anak usia 5-8 tahun di Indonesia. Implikasi
    penelitian ini adalah protokol yang telah diadaptasi dapat digunakan dalam
    penelitian Randomized Controlled Trial/Uji klinis untuk melihat efektivitas
    intervensi terhadap peningkatan keterampilan negosiasi anak usia 5-8 tahun di
    Indonesia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi