
Text
[THESIS] PERAN STRATEGI KOPING DAN DUKUNGANSOSIAL TERHADAP COMPASSION FATIGUEPADAPETUGAS LAYANAN PERLINDUNGAN ANAK
Petugas layanan perlindungan anak menghadapi tantangan besar dalam profesimereka, seringkali mengalami situasi traumatis dan tekanan emosional yang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042024T0891 T0891 lyd p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0891 lyd pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xv., 150 hlm.: ill.; 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420210019Klasifikasi T0891 lyd pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Lydia Agnes Gultom -
Petugas layanan perlindungan anak menghadapi tantangan besar dalam profesimereka, seringkali mengalami situasi traumatis dan tekanan emosional yang dapatmenyebabkan compassion fatigue. Strategi koping dan dukungan sosialditemukan dapat mempengaruhi compassion fatigue. Namun, penelitian-penelitiansebelumnya menemukan hasil yang tidak konsisten mengenai peran dari jenisjenis strategi koping dan dukungan sosial terhadap compassion fatigue. Penelitianini bertujuan untuk memperoleh bukti empirik tentang peran jenis strategi kopingdan dukungan sosial dalam memprediksi compassion fatigue pada petugaslayanan perlindungan anak. Dengan menggunakan convenience sampling, 216petugas layanan perlindungan anak di instansi pemerintah Indonesia yaituKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA)dan Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTDPPA) Provinsi/Kabupaten/Kota menjadi partisipan dalam penelitian ini (usia : M= 36,6 tahun, SD = 9,21; 72,2% perempuan). Professional Quality of Life ScaleVersion 5 (ProQoL-5), The Brief Coping Orientation to Problems Experienced(COPE) Inventory, dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support(MSPSS) digunakan untuk mengukur compassion fatigue, strategi koping, dandukungan sosial. Data dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakanSPSS versi 25. Hasilnya menunjukkan bahwa emotional focused coping, problemfocused coping, dysfunctional coping, dan dukungan sosial secara bersama-samamemprediksi compassion fatigue sebesar 23,3%. Lebih lanjut, ditemukan hanyadysfunctional coping yang secara signifikan memprediksi compassion fatigue. Penggunaan dysfunctional coping memprediksi peningkatan compassion fatiguepada petugas layanan perlindungan anak. Oleh karena itu, petugas layananperlindungan anak sebaiknya mengurangi penggunaan dysfunctional copingketika mengelola stres pekerjaannya untuk mencegah terjadinya compassionfatigue. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






