
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan Antara Game Addiction Dengan Agresi Verbal Pada Pemain Valorant Indonesia
Game addiction telah menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan seiring dengan
pertumbuhan industri game, terutama di kalangan pemain game ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3963 S3963 Lat h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3963 Lat hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xii,; 102 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200086Klasifikasi S3963 Lat hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Latisya Naila Azara -
Game addiction telah menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan seiring dengan
pertumbuhan industri game, terutama di kalangan pemain game online seperti
Valorant di Indonesia. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa game addiction
sendiri menimbulkan beberapa dampak-dampak buruk yang dapat menjadi aversive
stimulation yang memicu perilaku agresi verbal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi hubungan antara game addiction dengan agresi verbal pada pemain
game Valorant di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif
dengan kuesioner online yang disebarkan kepada pemain Valorant di Indonesia.
Kuesioner yang digunakan adalah Indonesian Online Game Addiction
Questionnaire dan Verbal Aggression Scale (VAS). Penelitian ini melibatkan 142
responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis
menggunakan koefisien korelasi Pearson’s Product Moment.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara game
addiction dengan agresi verbal (r = 0.45, p < 0.01). Artinya, semakin tinggi tingkat
game addiction seseorang, semakin tinggi pula tingkat agresi verbal yang
ditampilkan. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan
bahwa game addiction dapat meningkatkan perilaku agresif pada pemain game.
Implikasi praktis dari penelitian ini menguatkan perlunya pengawasan yang lebih
ketat dari orang tua atau pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perilaku agresif
dalam game Valorant, serta edukasi kepada pemain mengenai dampak negatif dari
game addiction dan agresi verbal yang bisa berdampak negatif pada interaksi sosial
di dalam kehidupan sehari-hari.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






