
Text
[SKRIPSI] GAMBARAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA PENDERITA AUTOIMUN DI KOMUNITAS AUTOIMUN.ID
Secara global terdapat 90 kasus penyakit autoimun per 100.000 populasi di dunia dan
di Indonesia sendiri terdapat kurang lebih 5000 pasien di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3953 S3953 Nad g Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3953 Nad gPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik x., 107 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200083Klasifikasi S3953 Nad gTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Nadiena Raissa Zulkarnain -
Secara global terdapat 90 kasus penyakit autoimun per 100.000 populasi di dunia dan
di Indonesia sendiri terdapat kurang lebih 5000 pasien di tahun 2019. Terdapat banyak jenis
dari penyakit autoimun dan seluruhnya merupakan penyakit kronis yang menyebabkan gejala
jangka panjang dan pengobatan yang lama. Dari hal ini, pasien dari penyakit autoimun
memiliki persepsi yang variatif terhadap penyakitnya sendiri. Banyak dampak psikologis yang
dialami pasien autoimun dan hal ini belum cukup dieksplorasi di Indonesia. Pada Komunitas
Autoimun.Id terdapat kurang lebih 5000 pasien dengan penyakit autoimun yang beragam dan
tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini komunitas tersebut sedang mengembangkan program
pendampingan psikologis bagi para pasien. Untuk memulai hal itu, penelitian ini
mengeksplorasi gambaran Psychological Well Being pada pasien dalam Komunitas
Autoimun.Id. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif
menggunakan alat ukur Psychological Well Being oleh Ryff (1989) yang sudah ditranslasi oleh
Mustamin (2021).
Sampel penelitian ini adalah pasien autoimun dalam Komunitas Autoimun.Id dengan
umur 18-65 tahun dan sudah memiliki autoimun selama minimal 1 tahun. Didapatkan 292
sampel yang 62% memiliki Psychological Well Being yang tinggi dan 38% lainnya dalam
kategori sedang. Dimensi tertinggi adalah dimensi personal growth dan yang paling rendah
adalah dimensi self acceptance. Perbedaan Psychological Well Being terlihat antara pasien lakilaki dan perempuan di mana perempuan memiliki rata-rata yang lebih tinggi. Perbedaan juga
terlihat pada faktor status pernikahan, persepsi penghasilan, dukungan sosial, kehadiran
gangguan psikiatris, dan lama sakit sebagai pasien autoimun. Temuan ini diharapkan dapat
menjadi dasar bagi pengembangan intervensi dan pendampingan psikologis efektif dan spesifik
untuk meningkatkan kualitas hidup pasien autoimun. Penelitian lanjutan disarankan untuk
mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi Psychological Well Being dan
mengevaluasi strategi coping dari pasien autoimun. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






