Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DAN PROKRASTINASI DALAM MENGERJAKAN TUGAS-TUGAS AKADEMIK PADA MAHASISWA


Sebagai peserta didik yang terdaftar di perguruan tinggi, mahasiswa memiliki tugas
utama untuk mengikuti proses pembelajaran yang telah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012024S3958S3958 Hel hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak.Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3958 Hel h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xi., 90 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110190124
    Klasifikasi
    S3958 Hel h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sebagai peserta didik yang terdaftar di perguruan tinggi, mahasiswa memiliki tugas
    utama untuk mengikuti proses pembelajaran yang telah ditetapkan pada perguruan
    tinggi yang bersangkutan. Maka dari itu, perlu dipastikan mahasiswa memiliki
    motivasi yang tinggi untuk mendorong pada perilaku belajar yang aktif dan terlibat.
    Teori motivasi dalam Self-Determination Theory (SDT) terbagi atas tiga tipe, yaitu
    motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, dan amotivasi, yang melalui tiga tipe
    tersebut menunjukkan perbedaan pada bentuk motivasi mahasiswa dalam proses
    belajar. Perilaku belajar yang termotivasi secara intrinsik didorong oleh
    ketertarikan dan adanya perolehan kepuasan dan kesenangan spontan saat
    melakukan kegiatan belajar. Perilaku belajar yang termotivasi secara ekstrinsik
    didorong oleh adanya kontrol pihak eksternal atau sebagai bentuk pengejaran akan
    reinforcement. Amotivasi merujuk pada kondisi ketika mahasiswa menunjukkan
    ketidaktertarikan terhadap proses pembelajaran sebagai akibat dari kurangnya
    minat dan kepercayaan akan kemampuan diri. Kondisi tersebut dapat mendorong
    pada perilaku masalah belajar, salah satunya yaitu prokrastinasi yang merupakan
    bentuk perilaku menunda mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan dengan
    kegiatan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara
    motivasi dan prokrastinasi dalam mengerjakan tugas-tugas akademik pada
    mahasiswa yang dilihat berdasarkan tipe-tipe motivasi menurut SDT. Penelitian ini
    menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan kepada 101 mahasiswa Fakultas
    Psikologi Universitas Padjadjaran angkatan 2020–2022. Alat ukur motivasi yang
    digunakan dalam penelitian adalah Academic Motivation Scale dan untuk alat ukur
    prokrastinasi menggunakan Procrastination Assessment Scale-Students. Hasil uji
    korelasi Pearson menemukan tidak terdapat hubungan antara tipe motivasi intrinsik
    (p = 0,369, r = -0,090), motivasi ekstrinsik (p = 0,604, r = -0,052), dan amotivasi (p
    = 0,627, r = 0,049) dengan prokrastinasi dalam mengerjakan tugas-tugas akademik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi