Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[THESIS] Pengasuhan Orang Tua Suportif sebagai Moderator dalam Hubungan antara Perceived Weight Stigma dengan Kualitas Hidup Remaja dengan Kelebihan Berat Badan


Kelebihan berat badan di Indonesia terjadi paling banyak pada masa remaja awal.
Kondisi kelebihan berat badan pada remaja ditemukan berdampak ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042024T881T0881 Gra pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0881 Gra p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    x., 148 hlm,: Ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420210027
    Klasifikasi
    T0881 Gra p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    THESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kelebihan berat badan di Indonesia terjadi paling banyak pada masa remaja awal.
    Kondisi kelebihan berat badan pada remaja ditemukan berdampak pada kualitas
    hidup. Salah satu tantangan yang remaja dengan kelebihan berat badan hadapi
    adalah perceived weight stigma dari orang-orang di sekelilingnya. Penelitian
    terdahulu menemukan bahwa semakin besar perceived weight stigma yang diterima
    oleh remaja dengan kelebihan berat badan, maka semakin rendah kualitas hidupnya.
    Pengasuhan orang tua suportif berpotensi menjadi faktor protektif bagi remaja
    dengan kelebihan berat badan yang menerima perceived weight stigma agar tetap
    memiliki kualitas hidup yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek
    moderasi dari pengasuhan orang tua suportif pada hubungan antara perceived
    weight stigma dengan kualitas hidup remaja dengan kelebihan berat badan.
    Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif
    noneksperimental, yaitu korelasional dengan pengumpulan data menggunakan
    kuesioner tertulis. Populasi yang diambil adalah remaja dengan kelebihan berat
    badan (IMT  23) yang berusia 11-15 tahun dan saat ini diasuh oleh ayah dan/atau
    ibunya. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling dan
    diperoleh 266 responden (50,4% perempuan, 49,6% laki-laki). Alat ukur yang
    digunakan untuk mengukur ketiga variabel adalah Perceived Weight Stigma Scale,
    Youth Quality of Life-Weight, dan Parent as Social Context QuestionnaireAdolescent Report yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Adapun teknik
    analisis data yang digunakan adalah analisis moderasi Hayes dengan bantuan
    PROCESS v.3.4.1 for SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengasuhan orang
    tua suportif secara signifikan memoderasi hubungan antara perceived weight stigma
    dengan kualitas hidup. Artinya, semakin tinggi pengasuhan orang tua suportif
    terbukti melemahkan hubungan antara perceived weight stigma dengan kualitas
    hidup. Hal ini mengindikasikan bahwa meningkatnya pengasuhan orang tua
    suportif dapat meningkatkan kualitas hidup, walaupun remaja dengan kelebihan
    berat badan menerima perceived weight stigma yang lebih besar.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi