
Skripsi
[THESIS] HUBUNGAN OPTIMISM DAN SOCIAL SUPPORT DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EARLY ADULTHOOD DI KOTA MAKASSAR
Early adulthood sebagai fase yang tidak stabil sebab menuntut individu untuk melakukan
eksplorasi terkait karir, pekerjaan, hingga pasangan di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 190120240T882 T0882 Far h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Thesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0882 Far hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xiii,; 120 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190120220501Klasifikasi T0882 Far hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik THESISPernyataan Tanggungjawab Farah Fadilah Hasyim -
Early adulthood sebagai fase yang tidak stabil sebab menuntut individu untuk melakukan
eksplorasi terkait karir, pekerjaan, hingga pasangan di masa depan. Ketidakstabilan early
adulthood memungkinkan terjadinya quarter life crisis sebagai kekhawatiran, perasaan
tertekan, dan rendah diri dalam menghadapi masa depan yang dapat dipengaruhi oleh faktor
internal dan eksternal. Optimism sebagai faktor internal yang memungkinkan individu untuk
berpikir positif dalam berprogress menghadapi masa depan. Social support sebagai faktor
eksternal yang dapat membantu individu dalam menghadapi situasi sulit melalui ketersediaan
dukungan secara emosional, materi, dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah terdapat hubungan yang signifikan antara optimism dan social support dengan quarter
life crisis pada early adulthood di Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan strategi survei serta data cross sectional.
Pengumpulan data menggunakan Life Orientation Test Revised (LOT-R), Social Provision
Support (SPS), dan Quarter Life Crisis Scale yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia
oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Berdasarkan uji analisis regresi berganda diperoleh nilai
Adjusted R Square sebesar 0,202 maka sebesar 20,2% dari seluruh variasi total variabel
dependen (quarter life crisis) mampu diterangkan oleh variabel-variabel independen (optimism
dan social support), sisanya 79,8% variasi tidak dapat diterangkan dalam model. Nilai
signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan taraf kepercayaan 95% diperoleh kesimpulan bahwa
terdapat hubungan yang signifikan dan bersifat negatif antara optimism dan social support
dengan quarter life crisis pada early adulthood di Kota Makassar.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






