Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] Gambaran Perilaku Agresi Remaja SMP yang Menonton Tayangan Relational Aggression di Tiktok


Telah banyak penelitian sebelumnya yang membuktikan pengaruh kekerasan
media terhadap perilaku agresi seorang remaja, salah satunya dari ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012024S3931S3931 Muh gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3931 Muh g
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii., 127 hlm,: Ill 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110200115
    Klasifikasi
    S3931 Muh g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah banyak penelitian sebelumnya yang membuktikan pengaruh kekerasan
    media terhadap perilaku agresi seorang remaja, salah satunya dari tayangan relational
    aggression. Remaja SMP yang sedang mengalami pubertas merupakan fase peralihan
    pertama mereka dari masa kanak-kanak yang membuatnya rentan terpengaruhi oleh
    media. Perilaku agresi yang diakibatkan menonton tayangan relational aggression dari
    salah satu media sosial, yaitu Tiktok, tidak dapat dipandang sebelah mata. Penelitian
    ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku agresi remaja
    SMP yang menonton tayangan relational aggression di Tiktok, serta gambaran dari
    setiap dimensi perilaku agresi.
    Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif noneksperimental dengan metode deskriptif. Alat ukur yang digunakan adalah the
    aggression questionnaire yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia. Penelitian
    dilakukan di DKI Jakarta dengan jumlah partisipan sebanyak 200 orang. Hasil
    penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku agresi remaja SMP yang menonton
    tayangan relational aggression di Tiktok berada dalam kategori sedang. Hasil yang
    sama juga didapatkan pada dimensi anger dan hostility. Sedangkan pada dimensi
    physical dan verbal aggression berada pada kategori yang rendah. Selain itu, penelitian
    ini juga membuktikan bahwa semakin sering seorang remaja menggunakan Tiktok
    semakin tinggi pula perilaku agresinya, terutama pada anger dan hostility. Jika
    dibiarkan, perasaan yang dipendam tersebut akan terus-menerus menumpuk dan suatu
    saat dapat terpicu sehingga seorang remaja melakukan perilaku agresi, seperti bullying
    di sekolah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi