
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan Antara Perceived Stress dan Emotional Eating pada Mahasiswa Rantau di Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran
Universitas Padjadjaran merupakan salah satu perguruan tinggi yang
menjadi tujuan mahasiswa rantau, salah satunya pada Fakultas Psikologi. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S906 S3906 Aur h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3906 Aur hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik x.,; 119 hlm,: Ill,; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200032Klasifikasi S3906 Aur hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Aurelia Felisha Jerome Tampubolon -
Universitas Padjadjaran merupakan salah satu perguruan tinggi yang
menjadi tujuan mahasiswa rantau, salah satunya pada Fakultas Psikologi. Dalam
menghadapi perkuliahan, mahasiswa rantau menghadapi berbagai tantangan
akademik dan culture shock, sehingga berpotensi mengalami stress. Dalam
mengatasinya, ketidakhadiran keluarga sebagai pendukung utama adalah situasi
yang rentan membuat mahasiswa memilih pendekatan emosional dalam coping,
antara lain dalam bentuk emotional eating. Subjek penelitian ini terdiri dari
mahasiswa Fakultas Psikologi, dengan asumsi bahwa sebagai mahasiswa psikologi
mereka memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai sumber emosi.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih baik mengenai
hubungan antara perceived stress dan emotional eating.
Penelitian ini memanfaatkan teori Transactional Model of Stress and
Coping pada perceived stress dan pandangan Arnow et al. (1995) mengenai
emotional eating, yang dilakukan pada 111 partisipan mahasiswa rantau di Fakultas
Psikologi Universitas Padjadjaran. Pengambilan data penelitian dilakukan
menggunakan metode noneksperimental dengan desain korelasional. Alat ukur
Perceived Stress Scale (PSS-10) digunakan untuk mengukur perceived stress. Alat
ukur Emotional Eating Scale (EES) digunakan untuk mengukur emotional eating.
Teknik sampling dilakukan menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria
spesifik sampel penelitian saat menyebarkan kuesioner melalui media sosial. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara perceived stress
dengan emotional eating pada partisipan penelitian. Selain itu, hasil analisis faktor
sosiodemografis menunjukkan bahwa hanya faktor usia yang menunjukkan korelasi
dengan skor emotional eating.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






