
Abstrak
[SKRIPSI] Hubungan antara Perceived Father-Child Relationship dan Self-Esteem pada Emerging Adulthood
Self-esteem adalah hal yang penting untuk diperhatikan oleh individu yang
menginjak usia dewasa karena sikap individu terhadap dirinya sendiri ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3907 S3907 Hel h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3907 Hel hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xii,; 125 hlm,: Ill,;30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200088Klasifikasi S3907 Hel hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab HELLEN LA BATAVEE -
Self-esteem adalah hal yang penting untuk diperhatikan oleh individu yang
menginjak usia dewasa karena sikap individu terhadap dirinya sendiri berkenaan
dengan cara individu mempertahankan jati diri dan mengeksplorasi hal baru,
sebagaimana karakteristik dari masa emerging adulthood. Peran ayah dalam
keluarga sebagai pemandu dan mentor membuat seorang anak menghayati feedback
dari ayah dalam memandang dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan gambaran hubungan persepsi relasi ayah-anak dengan self-esteem
pada emerging adulthood menggunakan alat ukur Tes Relasi Keluarga-Bandung
(TRK-B) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Partisipan dalam penelitian ini
berjumlah 192 individu dengan rentang usia 18–29 tahun. Hasil tes uji korelasi
Pearson’s r dan Spearman’s rs menunjukkan dimensi pembatasan, keadilan,
pengakuan, dan kepercayaan berkorelasi dengan self-esteem. Di sisi lain, ditemukan
bahwa dimensi afeksi dan kepekaan dalam persepsi relasi ayah-anak tidak
menunjukkan adanya hubungan dengan self-esteem emerging adulthood.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






