
Skripsi
[SKRIPSI] FAKTOR-FAKTOR PENENTU PLEASURE EATING PADA MAHASISWA YANG MERANTAU: STUDI EKSPLORATIF
Adaptasi yang dialami mahasiswa rantau selama masa transisi emerging
adulthood berbeda dengan mahasiswa yang tinggal bersama keluarga ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3902 S3902 Far f Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3902 Far fPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xii., 187 hlm,: Ill,; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200040Klasifikasi S3902 Far fTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Farsya Hamidah -
Adaptasi yang dialami mahasiswa rantau selama masa transisi emerging
adulthood berbeda dengan mahasiswa yang tinggal bersama keluarga karena
mahasiswa rantau belajar untuk tinggal sendiri dengan mengurus segala urusannya
secara mandiri di lingkungan yang baru. Proses adaptasi ini kemudian
memungkinkan mahasiswa rantau untuk mengalami penyesuaian, salah satunya
perilaku makan. Penelitian yang telah ada cenderung menghubungkan perilaku
makan mahasiswa saat di situasi tertekan sehingga faktor yang mendorong perilaku
makan mahasiswa, khususnya mahasiswa rantau, belum terjawab dengan jelas.
Penelitian saat ini mencoba menelaah faktor pendorong perilaku makan mahasiswa
dengan sudut pandang positif, yaitu dengan mencari tahu faktor-faktor yang dapat
memberikan kesenangan atau kepuasan dalam pengalaman makan (pleasure
eating) pada mahasiswa selama merantau. Wawancara semi terstruktur dilakukan
pada 15 partisipan dalam penelitian kualitatif eksploratif ini. Melalui analisis
tematik, diindentifikasi enam tema sebagai faktor pendukung pleasure eating: (1)
Ekspektasi Pengalaman Makan yang Diharapkan di Tempat Rantau, (2) Konteks
Makan yang Mendukung Kesenangan saat Makan, (3) Karakteristik Makanan dan
Cara Makan yang Disukai, (4) Preferensi Makanan di Tempat Rantau: Familiar atau
Eksplorasi, (5) Makan untuk Meredakan Emosi Negatif dan Kerinduan, dan (6)
Kesenangan saat Membeli dan Memasak Makanan. Kemudian, ditanyakan pula
faktor penghambat dikarenakan ketiadaan faktor penghambat dapat memunculkan
pleasure eating pada mahasiswa rantau. Dari hasil identifikasi, ditemukan faktor
yang dapat menghambat pleasure eating mahasiswa di tempat rantau yang terdiri
dari tiga tema: (1) Kondisi Mental atau Fisiologis yang Sedang Tidak Baik, (2) Situasi Tidak Menyenangkan saat Mencari, Membeli, atau Mengonsumsi Makanan,
dan (3) Kualitas Makanan yang Buruk atau Tidak Sesuai Ekspektasi. Temuan unik
ditemukan dalam penelitian ini yaitu semua tahap dalam hierarki kebutuhan teori
Maslow dapat menjelaskan pendorong pleasure eating mahasiswa rantau. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






