
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan antara Psychological Capital dengan Work Readiness pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Akademi Komunitas Toyota Indonesia
Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) merupakan perguruan tinggi vokasi
yang didirikan dibawah naungan PT Toyota Motor Manufacturing ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3883 S3883 Azk h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3883 Azk hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xv,; 134 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 140210200002Klasifikasi S3883 Azk hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Azka An Umillah -
Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) merupakan perguruan tinggi vokasi
yang didirikan dibawah naungan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
dengan sistem pendidikan fully funded bagi seluruh mahasiswanya serta
menerapkan sistem penyaluran SDM secara langsung ke perusahaan tujuan,
sehingga kesiapan kerja menjadi hal yang sangat diperhatikan pada setiap
lulusannya. Selain faktor eksternal, modal psikologi memiliki peran penting yang
turut memengaruhi kesiapan kerja. Modal psikologi merupakan suatu keyakinan
diri, optimisme, harapan, dan kemampuan untuk bertahan menghadapi berbagai
tantangan ataupun rintangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
hubungan antara modal psikologi dan kesiapan kerja pada mahasiswa tingkat akhir
AKTI. Metode sampling yang digunakkan adalah total sampling dengan
melibatkan seluruh mahasiswa tingkat akhir AKTI, berusia 18 – 22 (M = 19,81, SD
= 0,64), berasal dari 9 provinsi berbeda di Indonesia yang mayoritas berasal dari
keluarga dengan tingkat ekonomi yang cenderung rendah. Modal psikologi diukur
menggunakkan alat ukur Psychological Capital Questionnaire (PCQ-24) yang
sudah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia, sedangkan kesiapan kerja diukur
menggunakkan Work Readiness Scale (WRS) yang juga sudah diadaptasi ke dalam
Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara
kedua variabel tersebut, dimana hal ini menunjukkan bahwasanya semakin tinggi
modal psikologi yang dimiliki oleh mahasiswa tingkat akhir AKTI, maka semakin
tinggi pula kesiapan kerja yang dimiliki. Temuan ini menekankan pentingnya
pengembangan modal psikologi pada diri individu sebagai upaya peningkatan
kesiapan kerja calon lulusan, karena modal psikologi merupakan faktor dalam diri
yang memiliki peran sangat penting bagi kesiapan kerja individu -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






